Makan terlalu banyak atau terlalu cepat dapat menyebabkan perut bayi meregang, yang kemudian menekan diafragma dan menyebabkan cegukan.
4. Perubahan Suhu yang Mendadak
Baca Juga: Bayi Boleh Makan Ikan? Ini Sederet Manfaat Ikan untuk Si Kecil
Perubahan suhu yang tiba-tiba, seperti berpindah dari ruangan yang hangat ke ruangan yang lebih dingin, dapat menyebabkan diafragma berkontraksi dan memicu cegukan.
5. Refleks Gastroesofageal
Beberapa bayi mungkin mengalami refluks gastroesofageal ringan, di mana isi lambung mengalir kembali ke esofagus.
Ini bisa mengiritasi diafragma dan menyebabkan cegukan.
Cara Mengatasi Cegukan pada Bayi
Baca Juga: Tipe-Tipe Parenting Bila Diklasifikasikan, Punya Dampak yang Berbeda?
Meskipun cegukan biasanya tidak berbahaya, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membantu mengurangi frekuensinya:
1. Menyusui dengan Tenang
Usahakan untuk menyusui bayi dalam posisi yang lebih tegak dan tenang.
Menghindari menyusui bayi saat mereka terlalu lapar atau terlalu kenyang dapat membantu mengurangi cegukan.
2. Mengeluarkan Udara dari Perut
Baca Juga: Pakai Tabir Surya Pentingkah? Begini Cara Gunakan Pelindung Matahari
Artikel Terkait
Ini Lo, Gejala Bayi Mengalami Dehidrasi, Moms Harus Lakukan Apa?
Memahami Tingkat Bilirubin yang Normal Pada Bayi
Manfaat Vitamin B12 untuk Bayi, Bila Kurang Bisa Sebabkan Masalah Ini