- Obat-obatan tertentu seperti pengencer darah (antikoagulan) atau penggunaan semprotan hidung kortikosteroid yang berlebihan.
5. Trauma Berat
- Cedera serius pada wajah atau kepala bisa merusak pembuluh darah besar di hidung.
6. Polip Hidung atau Tumor
Baca Juga: Hari Dokter Keluarga Sedunia 19 Mei, Hadapi Tantangan Perubahan Iklim Global
- Pertumbuhan abnormal dalam hidung, seperti polip atau tumor, bisa menyebabkan perdarahan yang sulit dikendalikan.
Tanda
- Durasi Panjang: Mimisan yang berlangsung lebih dari 20 menit.
- Volume Darah: Kehilangan darah yang signifikan sehingga menyebabkan anak merasa lemas atau pusing.
- Frekuensi: Mimisan yang sering terjadi, misalnya lebih dari sekali dalam seminggu.
Baca Juga: Ternyata, Sering Menggendong Bayi Dapat Membuatnya Tumbuh Lebih Cerdas
- Gejala Tambahan: Mimisan yang disertai dengan gejala lain seperti mudah memar, pendarahan dari tempat lain (gusi, urin, atau tinja), merasa pusing, pucat, atau kelelahan ekstrem.
Artikel Terkait
Mimisan Saat Hamil, ini Penyebab dan Pengobatan yang Tepat
Penyebab Mimisan pada Anak, Cara Mengatasi dan Pencegahannya
Waspadai HIV, 19 Mei Nyalakan Lilin AIDS Internasional untuk Solidaritas dan Kepedulian