- Orang tua menetapkan aturan yang ketat dan mengharapkan ketaatan tanpa pengecualian.
- Kurang memberikan kebebasan dan jarang menunjukkan kasih sayang.
- Menggunakan hukuman sebagai alat utama dalam pengasuhan.
Dampak
Anak-anak yang dibesarkan dengan gaya authoritarian mungkin patuh dan disiplin, tetapi mereka juga bisa menjadi kurang bahagia, memiliki harga diri rendah, dan cenderung mengalami masalah sosial seperti kecemasan atau depresi.
Baca Juga: Gak Perlu Dibantu-bantu lagi. 10 Cara Sederhana Mendidik Anak Agar Mandiri
3. Permissive Parenting
Ciri-ciri
- Orang tua sangat terlibat tetapi jarang menetapkan batasan atau aturan.
- Bersikap sangat toleran dan tidak konsisten dalam menerapkan disiplin.
- Lebih banyak berperan sebagai teman daripada sebagai figur otoritas.
Dampak
Anak-anak yang dibesarkan dengan gaya permissive mungkin memiliki masalah dalam mengatur diri sendiri dan disiplin, cenderung mengalami kesulitan akademis, dan memiliki tingkat kebahagiaan yang lebih rendah karena kurangnya struktur dan batasan.
Baca Juga: Waspadai Efek Sinar Matahari pada Anak, Ini yang Harus Dilakukan
4. Uninvolved Parenting
Artikel Terkait
Menghadapi Tantrum pada Anak: Strategi Efektif dan Penuh Kasih Sayang
Mempererat Hubungan Ayah dan Anak Melalui Olahraga
Gak Perlu Dibantu-bantu lagi. 10 Cara Sederhana Mendidik Anak Agar Mandiri