Ini Lo, Gejala Bayi Mengalami Dehidrasi, Moms Harus Lakukan Apa?

Photo Author
Irfan Hasuki, Smart Parent
- Rabu, 8 Mei 2024 | 21:15 WIB
Bayi Dehidrasi
Bayi Dehidrasi

Baca Juga: Ini Lo Moms, 10 Langkah Mudah Merawat Kulit Bayi Agar Tetap Sehat 

Gejala Dehidrasi Berat

- Berat Badan Turun Drastis

Dalam waktu 24 jam, bayi butuh cairan sebanyak 100 cc/kg BB. Namun ketika mengalami dehidrasi berat, pengeluaran cairan tidak sebanding dengan kebutuhan yakni bisa mencapai 200-250 cc/kg BB dalam sehari. Hal inilah yang membuat BB bayi bisa turun drastis, lebih dari 10 persen.

- Napas dan Denyut Jantung Cepat

Pada dehidrasi berat, gejala fisik yang terlihat merupakan kelanjutan dari gejala dehidrasi sedang. Gejala itu akan lebih nyata seluruhnya. Kemudian, bisa jadi kesadaran anak akan menurun, napas jadi cepat, dan denyut jantung ikut meningkat.

- Hilang Kesadaran

Karena cairan yang sangat dibutuhkan untuk metabolisme tubuh berkurang, tentu akan mempengaruhi seluruh sistem kerja organ tubuh, terutama otak yang mengatur pola kerja tubuh. Karena otak tak berfungsi sempurna maka banyak bayi hilang kesadarannya.

Baca Juga: Membiasakan Anak Sikat Gigi, Pentingnya Menjaga Kesehatan Mulut Sejak Dini 

Segera Bawa ke Dokter untuk Penanganan Lebih Intensif

Jika gejala di atas terlihat, terutama gejala sedang, segera lakukan tindakan untuk mengantisipasi efek fatal. Beberapa hal, bisa kita lakukan supaya dehidrasi bisa segera teratasi.

- Perbanyak Asupan Cairan

Segera lakukan pertolongan pertama dengan memberikan sebanyak mungkin cairan. Bisa dipadukan antara air putih, teh manis, jus buah, atau sup. Yang penting bisa diminum. Soalnya kalau air putih terus mungkin anak bosan sehingga sulit diminumkan.

Air tajin sebenarnya boleh diberikan karena berdasarkan penelitian mengandung glukosa polimer yang mudah diserap, cepat dicerna, juga mengandung kadar glukosa cukup tinggi yang akan mempermudah penyerapan elektrolit serta kandungan proteinnya cukup bagus, 7-10%. Poliglukosa yang dikandung dalam tepung tajin pun dapat membuat feses lebih padat. Hanya, perhatikan berasnya, banyak beras ditengarai menggunakan pemutih dan pengawet agar terlihat putih dan bagus.  

Boleh juga diberikan oralit dengan takaran yang tepat. Oralit mengandung garam kental, takaran tak tepat akan membahayakan bayi. Dikhawatirkan dehidrasi malah meningkat karena garam pekat akan "menarik" air dari dalam sel-sel tubuhnya.

Halaman:

Editor: Irfan Hasuki

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Tips Menghadapi Baby Blues Syndrome

Kamis, 14 Agustus 2025 | 08:08 WIB

Apakah Perlu Birth Plan? Ini Penjelasannya

Senin, 4 Agustus 2025 | 13:27 WIB
X