Cara Bedong Bayi dengan Baik dan Benar: Panduan beserta Manfaatnya

Photo Author
Agnia Qurota Ayun, Smart Parent
- Senin, 29 April 2024 | 21:35 WIB
Bayi Dibedong (Freepik)
Bayi Dibedong (Freepik)

5. Bungkus Bagian Atas Tubuh Bayi

Setelah bagian bawah dibungkus, lanjutkan dengan membungkus bagian atas tubuh bayi. Pastikan lengan bayi berada di samping tubuhnya dengan lembut.

6. Pastikan Kepala Bayi Leluasa

Posisikan kepala bayi di bagian atas kain atau selimut dengan lembut. Kepala bayi harus tetap bebas dan tidak terlalu terbungkus.

7. Periksa Kebutuhan Bayi

Setelah membedong, pastikan bayi masih dapat bernapas dengan baik dan tidak terlalu panas. Jangan biarkan bayi dibedong terlalu lama, terutama saat cuaca panas.

Baca Juga: Kenaikan Berat Badan yang Ideal pada Bayi Perempuan Usia 10 Bulan: Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya beserta Tindakan yang Dapat Dilakukan

Mengapa Membedong Bayi?

Membedong adalah praktik tradisional yang telah dilakukan oleh berbagai budaya di seluruh dunia.

Beberapa manfaat membedong bayi yang telah terbukti antara lain:

1. Membantu Bayi Merasa Aman

Membedong dapat memberikan perasaan keamanan kepada bayi yang baru lahir karena mereka merasa terlindungi dan nyaman seperti saat mereka masih berada di dalam rahim.

2. Mengurangi Kecemasan

Membedong secara lembut dapat membantu mengurangi kecemasan dan stres pada bayi, terutama saat mereka merasa terlalu terbuka atau terpisah dari ibu.

Baca Juga: TAK PERLU BINGUNG, INI 7 LANGKAH MUDAH MENSTIMULASI BAYI AGAR BISA MERANGKAK

Halaman:

Editor: Agnia Qurota Ayun

Sumber: American Academy of Pediatrics, Mayo Clinic

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tips Menghadapi Baby Blues Syndrome

Kamis, 14 Agustus 2025 | 08:08 WIB

Apakah Perlu Birth Plan? Ini Penjelasannya

Senin, 4 Agustus 2025 | 13:27 WIB
X