Tips Aman Menggendong Bayi yang Benar,  Begini Caranya!

Photo Author
Hilman Hilmansyah, Smart Parent
- Minggu, 15 Juni 2025 | 20:44 WIB
Menggendong bayi bukan hanya soal teknik, tapi juga soal cinta, kepekaan, dan komunikasi tanpa kata.  (Irfan Hasuki)
Menggendong bayi bukan hanya soal teknik, tapi juga soal cinta, kepekaan, dan komunikasi tanpa kata. (Irfan Hasuki)

Kelebihan:

  • Membebaskan satu tangan untuk aktivitas ringan
  • Posisi alami dan sering digunakan oleh ibu-ibu tradisional

 Baca Juga: Bagaimana Mengajarkan Empati pada Anak Balita?

Menggunakan Gendongan Bayi: Aman Asal Tahu Caranya

Saat ini banyak gendongan modern yang membantu orangtua agar lebih mudah membawa bayi. Tapi perlu diperhatikan:

  • Pastikan gendongan sesuai usia dan berat bayi.
  • Gunakan gendongan yang menjaga posisi ‘M’ pada kaki bayi (lutut lebih tinggi dari bokong).
  • Pastikan wajah bayi tidak tertutup kain atau terlalu dekat ke dada.
  • Jangan pakai gendongan saat naik motor atau aktivitas ekstrem.

Referensi dari International Hip Dysplasia Institute menyarankan agar posisi gendongan mendukung pertumbuhan panggul bayi agar tidak menyebabkan displasia.

 

Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Menggendong Bayi

  1. Menggendong dengan kepala tidak tersangga (pada bayi baru lahir).
  2. Membiarkan dagu bayi menempel di dada terlalu lama.
  3. Menggendong sambil melakukan aktivitas berbahaya (misalnya memasak, naik tangga dengan cepat, atau membawa barang berat bersamaan).
  4. Menggunakan gendongan yang terlalu sempit atau tidak ergonomis.

 

Tips Agar Bayi Nyaman Saat Digendong

  • Gunakan pakaian yang nyaman dan tidak terlalu tebal
  • Gendong di ruangan dengan suhu sejuk
  • Berikan sentuhan lembut dan suara menenangkan
  • Jangan menggendong saat bayi sedang sangat lapar atau sangat kenyang
  • Pelajari sinyal kenyamanan bayi—kalau bayi rewel atau terlihat tidak nyaman, segera ubah posisi atau letakkan dulu

 Baca Juga: Tips Mengajarkan Anak Toilet Training: Santai Tapi Sukses!

Menggendong bayi bukan hanya soal teknik, tapi juga soal cinta, kepekaan, dan komunikasi tanpa kata. Dengan menggendong secara aman dan benar, Anda tidak hanya membuat bayi merasa nyaman, tapi juga membangun ikatan emosional yang kuat.

Jangan khawatir jika awalnya masih terasa kikuk—semua orangtua butuh waktu untuk terbiasa. Dengan latihan dan niat untuk belajar, Anda akan jadi expert-nya si kecil, kok!

 

Referensi:

  1. International Hip Dysplasia Institute. "Babywearing and Hip Health."
    https://hipdysplasia.org
  2. American Academy of Pediatrics. "Caring for Your Baby: Holding Your Baby Safely."
    https://www.healthychildren.org
  3. WHO. "Skin-to-Skin Contact for Newborns."
    https://www.who.int

 

Halaman:

Editor: Hilman Hilmansyah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Tips Menghadapi Baby Blues Syndrome

Kamis, 14 Agustus 2025 | 08:08 WIB

Apakah Perlu Birth Plan? Ini Penjelasannya

Senin, 4 Agustus 2025 | 13:27 WIB

Terpopuler

X