- Cuci Tangan Sebelum Menggendong
Bayi sangat rentan terhadap kuman dan infeksi. Sebaiknya cuci tangan terlebih dahulu sebelum menggendong bayi, terutama setelah dari luar rumah.
5 Posisi Menggendong Bayi yang Disarankan
Berikut ini adalah beberapa posisi menggendong bayi yang bisa disesuaikan dengan usia dan kondisi si kecil:
- Cradle Hold (Posisi Ayunan)
Cocok untuk bayi baru lahir. Gendong bayi seolah sedang diayun di lengan Anda. Satu tangan menyangga kepala dan leher, sementara tangan satunya menopang punggung dan bokong bayi.
Kelebihan:
- Nyaman untuk menyusui
- Cocok untuk waktu tidur atau menenangkan bayi
Baca Juga: Peran Ayah dan Ibu dalam Islam, Pembagian Tanggung Jawab yang Adil
- Shoulder Hold (Posisi di Bahu)
Posisikan bayi menghadap dada Anda dengan kepala bersandar di bahu. Satu tangan menopang punggung, dan satu tangan lagi menahan kepala atau bokong.
Kelebihan:
- Memberikan kenyamanan lewat detak jantung ibu/ayah
- Membantu bayi bersendawa
- Football Hold
Mirip seperti memegang bola rugby. Kepala bayi disangga di telapak tangan, badan menjulur ke samping di bawah lengan. Biasanya digunakan saat menyusui.
Kelebihan:
- Cocok untuk ibu dengan operasi caesar
- Mudah dilakukan sambil menyusui
- Face-out Hold (Menghadap ke Depan)
Digunakan saat bayi sudah bisa menegakkan kepala (sekitar 3-4 bulan ke atas). Bayi digendong menghadap keluar dari tubuh orangtua.
Kelebihan:
- Menstimulasi rasa ingin tahu bayi
- Memberikan pengalaman visual baru
Catatan: Jangan lakukan terlalu lama karena bisa membuat bayi overstimulated.
- Hip Carry (Digendong di Pinggul)
Biasanya dilakukan saat bayi sudah bisa duduk tegak (sekitar 6 bulan ke atas). Bayi diletakkan di sisi pinggul, dengan satu tangan menopang badannya.