Baca Juga: Cedera Bukan Akhir, RS Siloam Mampang Hadirkan Terapi Canggih untuk Pemulihan Optimal
Dampak Psikologis pada Anak Jika Hak Asuh Jatuh ke Tangan Ayah
Bagaimana bila hak asuh anak jatuh ke tangan ayah? Bila ayah memiliki waktu yang cukup untuk mengasuh anak, juga memiliki kemampuan untuk membesarkan anaknya mungkin tidak akan menimbulkan masalah.
Lain halnya bila ayah itu sibuk dan tidak memiliki waktu untuk anak, maka akan ada beberapa potensi dampak psikologis pada anak, yaitu:
- Kurangnya Keterlibatan Emosional
Anak mungkin merasa kurang mendapat perhatian emosional yang dibutuhkan, terutama jika ayah tidak dapat memberikan waktu dan perhatian yang cukup.
Keterlibatan emosional yang kurang dapat memengaruhi rasa aman dan harga diri anak.
- Kesulitan dalam Membentuk Ikatan
Pengasuhan yang tidak terlibat secara aktif dapat menghambat pembentukan ikatan emosional yang kuat antara anak dan ayah.
Baca Juga: Dukung Aktivitas Keluarga dengan HUAWEI MatePad Pro 13.2, Tablet Canggih untuk Belajar dan Hiburan
Hal ini dapat memengaruhi kemampuan anak untuk membangun hubungan yang sehat di kemudian hari.
- Kebingungannya tentang Peran Sosial
Jika ayah tidak terlibat secara penuh dalam kehidupan sehari-hari anak, anak mungkin mengalami kebingungan dalam memahami peran ayah dan ibu dalam keluarga, yang dapat mengganggu pemahaman mereka tentang hubungan sosial dan gender.
Untuk itu, sudah jelas kan mengapa hak asuh anak sering kali diberikan kepada ibu daripada ayah.
Artikel Terkait
Cara Membantu Anak Beradaptasi dengan Perubahan Pola Makan Saat Ramadan
Mengajarkan Anak Makna Berbagi di Ramadan Bersama Ayam Bang Dava
Dukung Pendidikan dan Kesehatan Anak, Polytron Donasikan Kilometernya di Bulan Ramadan
Psikolog Bunda Lucy Bagikan Kiat Agar Anak Tumbuh Sehat Secara Mental dan Emosional