4. Perhatikan Kebutuhan Cairan Saat Cuaca Panas
Saat cuaca panas atau anak lebih aktif, kebutuhan cairan mereka akan meningkat.
Dalam situasi ini, pastikan anak minum lebih banyak air untuk menggantikan cairan yang hilang melalui keringat. Jangan tunggu hingga anak merasa haus, berikan air secara berkala.
Baca Juga: Pentingnya Aktivitas Fisik, Cara Seru Agar Anak Tetap Aktif dan Sehat!
5. Tawarkan Minuman dalam Bentuk Menyenankan
Untuk anak yang mungkin sulit minum air putih biasa, coba tambahkan sedikit rasa alami dengan memasukkan irisan buah seperti lemon, jeruk nipis, atau mentimun ke dalam air mereka.
Alternatif lainnya adalah membuat es loli dari jus buah murni, yang juga menyegarkan dan penuh cairan.
6. Perhatikan Asupan Cairan Saat Sakit
Ketika anak sakit, terutama jika mengalami demam atau muntah, mereka lebih rentan mengalami dehidrasi.
Jika anak sedang tidak nafsu makan atau minum, tawarkan cairan dalam jumlah kecil namun sering, seperti air, air kelapa, atau sup hangat. Ini akan membantu tubuh mereka tetap terhidrasi dan mendukung pemulihan.
Baca Juga: Pentingnya Nutrisi di Trimester Ketiga, ini yang Perlu Dilakukan
Mengapa Dehidrasi Bisa Memicu Sembelit?
Dehidrasi adalah salah satu penyebab utama sembelit pada anak. Ketika tubuh kekurangan cairan, usus besar akan menyerap lebih banyak air dari tinja, membuatnya menjadi keras dan sulit dikeluarkan.
Oleh karena itu, memastikan anak mendapatkan cukup cairan tidak hanya membantu mencegah sembelit, tetapi juga mendukung kesehatan secara keseluruhan.