SMARTPARENT.ID Kita perlu melakukan stimulasi supaya kemampuan bicara anak berkembang dengan baik. Berikut adalah beberapa stimulasi yang perlu dilakukan.
- Ajak ia berbicara, secara perlahan misalnya untuk bilang bola lakukan persuku kata, “bo-la.” Hindari perkataan yang terlalu cepat karena tidak optimal. Anak mudah lupa dan bisa saja tertukar-tukar.
- Beri atensi yang baik. Komunikasi dengan anak dengan menghadirkan diri kita di depan anak dan memberi perhatian yang penuh. Bukan dilakukan sambil melakukan aktivitas lain, memasak misalnya.
- Gunakan media. Misalnya ketika memperkenalkan tomat maka gunakan tomat kemudian katakan secara perlahan nama buah tomat tersebut sehingga anak tidak akan tertukar menyebutkannya.
Baca Juga: Cek Yuk Moms, Apakah Batita Kita Telat Berbicara
- Berbicaralah sesering mungkin, di setiap aktivitas, mandi, tidur, minum susu, dan lainnya sehingga kosa kata anak bertambah dan ia pun tertarik untuk lebih sering berbicara.
- Mengulang dan mempertegas pertanyaan atau jawaban. Kamu mau kemana? Ke kamar ya… ke kamar. Ketegasan ini memberikan anak kesempatan untuk memahami lebih dalam.
- Pertegas permintaan anak. Misalnya, ada anak yang minta susu hanya dengan bilang U’U. Kita bisa menegaskan kepada anak bahwa namanya bukan U’U tetapi susu. Nah anak akan tahu bahwa itu susu sehingga ia akan berusaha mengucapkannya.
- Bekerjasamalah dengan suster atau orang yang ada di rumah dalam menstimulasi kemampuan bicara anak.
- Stimulasi bicara perlu dilakukan sejak ia masih berada di dalam kandungan. Ajak bicara apapun ketika kita sedang mengandung. Meski ia belum mampu merespon namun perkataan kita akan tersimpan di dalam alam bawah sadar anak.
Mudah-mudahan dengan giat melakukan stimulasi seperti ini kemampuan bicara anak tumbuh jauh lebih baik.
Baca Juga: Banyak Gangguan Bicara Anak, Cari Tahu Yuk Moms