SMARTPARENT.ID Sebenarnya, pergantian pengasuh tak selamanya menimbulkan masalah, seperti penyesuaian, pengajaran, atau adaptasi lagi. Ada sisi positif lain yang bisa didapat anak, yakni dia akan memiliki pengalaman lebih banyak terhadap bentuk sosialisasi karena anak bisa kenal dan dekat dengan lebih banyak karakter, wajah, perilaku, yang mungkin berbeda satu sama lain. Hal ini akan memperkaya pengetahuan anak terhadap berbagai macam perbedaan orang di sekelilingnya.
Tetapi tetap, Moms perlu mengantisipasi ketika anak akan menghadapi pergantian pengasuh. Supaya, anak bisa lebih ringan menghadapi kendalanya. Kita bisa mengantisipasinya dengan beberapa hal berikut :
Baca Juga: Ini Penyebab Kenapa Si Kecil Sering Rewek Saat Ganti Pengasuh
- Moms Harus Tahu Jauh Hari
Seharusnya, Moms sudah tahu sejak jauh hari kalau pengasuh lamanya tidak akan balik lagi atau berhenti. Dengan begitu kita masih punya banyak waktu untuk mencari penggantinya. Waktu yang cukup lama, satu bulan misalnya, bisa kita gunakan untuk menyeleksi pengasuh sesuai dengan kriteria yang kita inginkan. Sangat baik bila beberapa minggu sebelum pengasuh lama berhenti kita sudah memberikan kesempatan kepada pengasuh baru untuk merawat anak. Dari situ, pengasuh baru akan belajar banyak lewat pengasuh lama tentang hal-hal yang harus dan tidak dilakukan kala merawat anak. Selain itu, si anak juga tidak kaget dengan kemunculan pengasuh baru karena dia punya cukup waktu untuk mengenalnya. Nanti, ketika pengasuh lama sudah tidak berada di rumahnya, dengan mudah anak akan diasuh oleh pengasuh barunya.
- Jujur Kepada Anak
Ketika pengasuh lama ingin berhenti, jangan hanya kita saja yang tahu tetapi anak juga. Berikan penjelasan kepada anak dengan sejujurnya mengenai pengasuhnya yang tidak balik lagi. “Embak mau pulang ke kampunya, dia tidak bisa bersama kamu lagi, kamu tidak usah takut karena Mama sudah siapkan pengasuh baru,” misalnya. Jangan malah ditutup-tutupi ke anak karena kita beranggapan dia belum mengerti masalah ini. Pasalnya, bila tiba-tiba pengasuhnya ganti, masalah kerewelan anak sangat mungkin timbul.
Baca Juga: Indonesia Meraih Juara 2 Kompetisi Kopi Dunia di Ajang World AeroPress Championship 2024
- Pilih Pengasuh yang Memahami Anak
Memilih pengasuh yang benar-benar memahami anak penting dipertimbangkan. Misalnya, anak kita model yang perfeksionis, sensitif, mudah marah, atau lainnya. Sebaiknya pilih pengasuh yang memahami kondisi anak, penyabar, pengertian, melayani, dan lainnya. Karena itu Moms perlu mendatangi perusahaan jasa penyedia pengasuh dan memberikan penjelasan pengasuh seperti apa yang Moms butuhkan. Apalagi jika anak kita merupakan anak berkebutuhan khusus. Maka pengasuh yang dipilih harus memahami bagaimana cara merawat dan mengasuh anak berkebutuhan khusus.
- Referensi Jasa Pengasuh
Untuk berjaga-jaga jikalau pengasuh ingin berhenti Moms perlu memiliki referensi perusahan jasa pengasuh. Jadi ketika pegasuh mau berhenti Moms sudah siap menghubungi perusahaan jasa pengasuh. Tentu perusahaan yang terpercaya dan Moms sudah terlebih dahulu mengecek langsung perusahaan tersebut.
Baca Juga: Jangan Abaikan Masalah Makan pada Anak untuk Mencegah Malnutrisi