SMARTPARENT.ID - Masalah makan pada anak bisa menjadi tantangan serius dan berdampak buruk pada kesehatan jika tidak segera diatasi, salah satunya adalah malnutrisi. Anak-anak yang mengalami gangguan makan dapat menunjukkan perilaku yang bervariasi, mulai dari memilih-milih makanan, sulit makan, hingga menolak makan sama sekali.
Jika kondisi ini dibiarkan, mereka berisiko kekurangan gizi, yang bisa memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan fisik serta kognitif. Oleh karena itu, orang tua perlu memperhatikan tanda-tanda gangguan makan pada anak agar malnutrisi bisa dicegah.
Pengertian Masalah Makan pada Anak
Masalah makan pada anak mencakup berbagai kondisi yang berhubungan dengan kebiasaan makan dan perilaku terkait makan. Anak-anak yang mengalami masalah makan mungkin hanya mau makan jenis makanan tertentu atau bahkan menolak makan secara berlebihan. Masalah makan bisa terjadi pada anak di berbagai usia, mulai dari bayi hingga remaja. Apabila tidak ditangani dengan baik, masalah ini bisa mengarah pada malnutrisi, kondisi di mana tubuh kekurangan nutrisi yang dibutuhkan untuk tumbuh dengan baik.
Jenis-Jenis Masalah Makan pada Anak
Beberapa jenis masalah makan yang umum terjadi pada anak meliputi:
- Selective Eating Disorder (SED)
Selective Eating Disorder adalah kondisi di mana anak hanya mau mengonsumsi jenis makanan yang terbatas, biasanya makanan dengan tekstur atau rasa tertentu. Anak-anak dengan kondisi ini cenderung menghindari sayuran atau protein dan lebih suka makanan seperti roti atau pasta.
- Avoidant/Restrictive Food Intake Disorder (ARFID)
ARFID adalah gangguan di mana anak sangat menghindari makanan tertentu karena takut terhadap tekstur atau penampilan makanan tersebut. Ini bukan sekadar kebiasaan pilih-pilih, melainkan penolakan makanan yang ekstrem hingga menyebabkan kekurangan nutrisi.
Baca Juga: Tips Makanan untuk Menambah Nafsu Makan Balita
- Pica
Pica adalah kondisi di mana anak memakan benda yang bukan makanan, seperti tanah, kapur, atau kertas. Kondisi ini berisiko menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk keracunan atau masalah pada pencernaan.
- Bulimia dan Anoreksia
Gangguan makan seperti bulimia dan anoreksia lebih sering terjadi pada remaja, namun bisa juga berkembang pada anak-anak. Anoreksia ditandai dengan ketakutan berlebihan terhadap kenaikan berat badan dan pembatasan makan, sementara bulimia melibatkan siklus makan berlebihan diikuti oleh usaha membersihkan diri, seperti muntah atau penggunaan obat pencahar.
Faktor Penyebab Gangguan Makan pada Anak