balita

Ini Lo Moms Ciri-ciri Anak Aktif. Berbeda dengan Hiperaktif

Jumat, 30 Agustus 2024 | 22:09 WIB
Anak Aktif Melompat-lompay di Sofa (Ksenia Chernaya/Pexels)

SMARTPARENT.ID Anak yang sekadar aktif berbeda dengan anak yang hiperaktif. Anak yang sekadar aktif, di otaknya tidak ada gangguan tetapi karena energi yang terkumpul berlimpah dan keinginan untuk bergerak begitu besar sehingga anak mempunyai mobilitas yang cukup tinggi dibandingkan anak lain. Secara kasat mata mungkin kita mengira ia hiperaktif padahal bukan.

 Baca Juga: Anak Saya Tidak Bisa Diam, Hiperaktif Bukan Ya?

Ciri-ciri anak yang sekadar aktif dan bukan hiperaktif bisa dilihat dari perilakunya. Berikut cirri-cirinya Moms :

- Fokus Perhatian Kuat

Anak aktif memiliki kemampuan kuat untuk memfokuskan perhatian. Ketika bermain puzzle misalnya, anak yang aktif cenderung untuk melakukan problem solving dengan baik. Dia akan berusaha untuk menyelesaikan apa puzzle yang diberikan kepadanya. Hal ini berbeda dengan anak hiperaktif yang umumnya cepat bosan sehingga dia tidak bisa menyelesaikannya melainkan hanya mempermainkannya saja.

- Lebih Penurut dibanding anak hiperaktif

Meskipun aktif namun sikap menentangnya tidak sekuat anak hiperaktif. Anak aktif masih bisa diberitahu dan dapat mematuhinya dengan lebih baik. Misalnya, ketika dia dilarang untuk tidak merusak mainan dengan memberikan alasannya maka anak aktif mau berusaha untuk mematuhinya. Mobil-mobilan atau boneka akan dimainkan sesuai dengan fungsinya masing-masing.

Baca Juga: Benarkah Balita yang Suka Bermain Bola Ia Berbakat Sepakbola?

- Punya Sifat Konstruktif

Ketika diberikan mainan, puzzle misalnya, anak aktif akan berusaha untuk melakukan hal yang sesuai dengan apa yang kita minta. Setidaknya, anak aktif berusaha untuk menyusun secara konstruktif permainan tersebut. Demikian pula dengan mainan lain, anak aktif malah akan memelihara dengan baik benda-benda yang dimilikinya. 

- Memiliki Batas Lelah

Anak aktif umumnya memiliki batas mobilitas. Ketika dia merasa lelah maka dia akan menghentikan kegiatannya untuk beristirahat. Meskipun ada anak aktif lain yang mungkin waktu istirahatnya sangat sedikit sehingga kesannya tidak pernah lelah.

- Ia bisa Lebih Sabar

Anak aktif punya daya kesabaran yang lebih tinggi dibandingkan anak hiperaktif. Ketika menyelesaikan puzzle misalnya, anak aktif berusaha dengan keras dan sabar untuk menyelesaikan tugasnya hingga tuntas. Mungkin hal ini dipicu oleh daya kreatifitasnya yang lumayan tinggi untuk mengerjakan sesuatu.

Halaman:

Tags

Terkini

Bagaimana Mengajarkan Empati pada Anak Balita?

Kamis, 12 Juni 2025 | 20:40 WIB

Moms, Aku Mau Videocall Ayah!

Rabu, 26 Februari 2025 | 07:56 WIB

Ketika Anak Tak Mau Pakai Baju, Bolehkah Kita Memaksa?

Selasa, 25 Februari 2025 | 21:18 WIB

Jangan Mengancam Anak Tetapi Berikan Ia Penjelasan

Selasa, 25 Februari 2025 | 20:51 WIB

Moms, Jangan Pernah Mengancam Anak, Ya!

Selasa, 25 Februari 2025 | 20:41 WIB

Biarkan Anak Corat-coret, Disitu Tumbuh Kreativitas

Senin, 24 Februari 2025 | 17:06 WIB

Moms, Perlu Lo Sesekali Anak Dibebaskan Bermain

Senin, 24 Februari 2025 | 15:52 WIB

Bila Anak Suka Tak Sopan, Ini Cara Mengatasinya

Sabtu, 22 Februari 2025 | 21:14 WIB

Ini Manfaat Buat Anak Saat Belajar di Meja Makan

Jumat, 21 Februari 2025 | 15:37 WIB

Saat Makan Saatnya Anak Belajar

Jumat, 21 Februari 2025 | 14:47 WIB