balita

Bila Si Kecil Tiba-tiba Tak Mau Sekolah, Mungkin ada Masalah di Sekolahnya

Rabu, 31 Juli 2024 | 22:56 WIB
Bully di Sekolah (Mikhail Nilov/Pexels)

SMARTPARENT.ID Tiba-toba si kecil tak mau sekolah. Bila penyebabnya hanya karena malas, tidak semangat, kita bisa mengatasinya dengan mudah. Misalnya meyakinkan anak bahwa banyak hal yang menyenangkan yang bisa ia lakukan di sekolah. Misalnya, anak bisa bermain perosotan, ayunan, jungkat-jungkit, bernyanyi bersama, mewarnai, bermain pasel, dan sebagainya. Dengan bujukan-bujukan halus biasanya anak akan mau ke sekolah.

Namun ada saatnya anak sedang bad mood  berat membuatnya sangat sulit dibujuk. Bila demikian, sesekali boleh saja kita mengizinkan anak untuk tidak bersekolah karena mungkin anak sedang ingin bermain di rumah. Asal, kita beritahukan hal yang sebenarnya ke guru di sekolah bahwa anak kita sedang bad mood yang sulit sekali diatasi.

 Baca Juga: Moms, Boleh Lo Mengajak Anak Bolos Sekolah. Asal…

Moms Sebaiknya Cari Tahu Penyebab Lainnya

Sebaiknya kita tidak selalu meluluskan permintaan anak untuk tidak sekolah. Pasalnya, terlalu sering bolos tentu akan merugikan anak. Yang harus kita lakukan, selain membujuk, adalah mencari tahu penyebab kenapa anak sering tidak mau bersekolah. Apakah anak memang malas, bosan, atau ada hal tertentu di sekolah yang membuatnya enggan bersekolah. Jangan malah kita langsung meluluskan permintaan anak untuk tidak masuk sekolah. "Kalau kamu malas, ya sudah, tidak sekolah juga tidak apa-apa,” misalnya.

Pasalnya bila kita bersikap demikian malah akan membuat anak berpersepsi kalau dia bisa bebas untuk tidak masuk sekolah. Padahal berdisiplin terhadap sesuatu rutinitas yang bermanfaat harus dilakukan dengan baik. Bila tidak, kelak ketidakdisiplinan, sikap tidak mau bekerja keras, malas belajar, akan terbawa hingga besar.

Baca Juga: Sudah Renggut Nyawa, ini Ancaman Virus Oropouche yang Perlu Diwaspadai

Bila hanya karena malas, biasanya dengan sedikit bujukan anak akan luluh tetapi bila ada satu hal di kelas akan sangat sulit membujuknya. Misalnya, mungkin anak sering dijahili oleh teman-temannya. Bila demikian kita harus meyakinkan si anak bahwa dia harus berani menghadapi keadaan. “Kamu harus berani, tidak boleh takut, biar saja kamu dibilang gendut tapi kan kamu pintar, bisa mewarnai dengan bagus,” misalnya.

Bila kita membangun rasa percaya dirinya dengan baik perlahan rasa PD anak pun akan terbangun secara perlahan sehingga tak takut bila dijahili temannya. Bila anak kembali enggan bersekolah karena temannya masih suka meledeknya, cobalah lakukan kerjasama dengan pihak sekolah agar anak-anak lain tidak mengejek.

Atau mungkin anak ingin ditemani kita ke sekolah. Mungkin dia melihat banyak temannya yang ditemani oleh orangtuanya masing-masing. Bila demikian, cobalah berusaha untuk sesekali menemani anak ke sekolah, izin setengah atau sehari dari kantor bisa kita lakukan. Nah, saat menemani anak cobalah buat ia gembira, misalnya dengan mengatakan kalau ia adalah anak yang baik. Tidak sebaliknya malah bilang kalau anak kita penakut, sekolah harus ditemani. “Indri anak berani kok, mungkin dia ingin kasih tahu siapa mamanya, jadi meminta saya untuk menemaninya ke sekolah,” misalnya diucapkan di depan anak.

Bisa juga keengganan anak bersekolah karena fasilitas atau metode pengajaran yang membuat anak bosan. Fasilitas misalnya, ruangan yang panas, arena bermain yang sempit, fasilitas permainan yang apa adanya, dan sebagainya. Juga metode pengajaran yang tidak memperhatikan tingkat perkembangan anak, belajar sambil bermain, yang membuat anak bosan. Bila demikian, cobalah cari jalan terbaik, misalnya dengan memindahkan anak ke sekolah yang memang cocok untuk anak, mulai dari sarana hingga metode pembelajaran yang dilakukan.

Atau bisa saja ada teman sekolahnya yang suka mengganggu anak. Mungkin ia dikatai secara fisik, dijahili, atau lainnya. Hal ini bisa membuat anak tidak masuk sekolah. Koreklah informasi dari anak secara perlahan sampai ia mau bercerita. Jika benar, Moms bisa mendatangi sekolah dan menceritakan kondisinya sehingga bisa dicarikan jalan keluar  yang baik.

Baca Juga: Moms, Si Balita Sudah Bisa Diajak Beresin Kamar Lo!

Tags

Terkini

Bagaimana Mengajarkan Empati pada Anak Balita?

Kamis, 12 Juni 2025 | 20:40 WIB

Moms, Aku Mau Videocall Ayah!

Rabu, 26 Februari 2025 | 07:56 WIB

Ketika Anak Tak Mau Pakai Baju, Bolehkah Kita Memaksa?

Selasa, 25 Februari 2025 | 21:18 WIB

Jangan Mengancam Anak Tetapi Berikan Ia Penjelasan

Selasa, 25 Februari 2025 | 20:51 WIB

Moms, Jangan Pernah Mengancam Anak, Ya!

Selasa, 25 Februari 2025 | 20:41 WIB

Biarkan Anak Corat-coret, Disitu Tumbuh Kreativitas

Senin, 24 Februari 2025 | 17:06 WIB

Moms, Perlu Lo Sesekali Anak Dibebaskan Bermain

Senin, 24 Februari 2025 | 15:52 WIB

Bila Anak Suka Tak Sopan, Ini Cara Mengatasinya

Sabtu, 22 Februari 2025 | 21:14 WIB

Ini Manfaat Buat Anak Saat Belajar di Meja Makan

Jumat, 21 Februari 2025 | 15:37 WIB

Saat Makan Saatnya Anak Belajar

Jumat, 21 Februari 2025 | 14:47 WIB