balita

Si Kakak Menyakiti Adik? Mungkin Egonya Masih Tinggi

Sabtu, 27 Juli 2024 | 10:30 WIB
Kakak Sayang Adik ( Kateryna Hliznitsova /unsplash)

SMARTPARENT.ID Seyogyanya, bila kita sudah melakukan persiapan, melatih, dan mengajarkan anak untuk sayang kepada adik, maka si kakak akan memiliki rasa sayang yang cukup baik. Namun demikian, tak mustahil bila kemudian si kakak tetap berperilaku yang kurang baik dan seakan dia tidak menyayangi adiknya, berlaku kasar misalnya.

Baca Juga: Anak Suka Bermain Peran? Good, Bisa Menambah Kecerdasan dan Kreativitas anak.

Bila memang suka muncul perilaku negatif si kakak terhadap adik bukan berarti pengarahan yang kita lakukan gagal. Tetapi kita harus memahami bahwa di usia ini egonya masih tinggi. Jadi, tak usah heran kalau terkadang si kakak menjambak rambut adiknya, tak mau menemaninya bermain, merebut mainan yang dipegang adik, dan sebagainya. Umumnya, dengan sedikit menanamkan kembali rasa kasih sayang maka si kakak akan kembali menyayangi si adik.

Lain hal bila si kakak terlalu sering menyakiti si adik, mungkin pengarahan yang kita berikan dahulu memang tidak dapat diserap dengan baik oleh anak. Mungkin penyebabnya karena ketidaktepatan saat kita memberikan arahan atau mungkin si anak yang memiliki daya tangkap kurang baik seperti pada anak yang mengalami gangguan autis atau bisa juga karena anak memiliki sifat hiperaktif yang sulit untuk dikendalikan.

Baca Juga: Anak Mudah Panik? Ini 7 Langkah Mencegah dan Mengatasinya

Perlu Dilakukan Evaluasi

Sebaiknya, kita mengevaluasi, apakah memang kita kurang melakukan persiapan dan pelatihan atau mungkin faktornya dari anak sendiri. Bila kurang pengarahan tentu kita harus melakukan pengarahan ulang dengan cara melibatkan anak dalam mengasuh adik, memberi penjelasan, mendongengi, melakukan pemantauan, dan sebagainya. Namun bila memang karena adanya gangguan di diri anak, kita perlu kerja lebih keras dalam mengarahkan. Atau mungkin kita memang tidak bisa mengharapkan si kakak untuk terlibat dalam mengasuh dan menyayangi adik.

Atau bisa saja hal ini terjadi karena kesalahan kita pada saat itu, misalnya tanpa sadar kita terlalu terfokus pada adik bayi sehingga lupa memperhatikan si kakak. Bila sang ayah pun ikut lupa tak mustahil si kakak akan lebih berperilaku negatif. Sebaiknya, koreksi apakah sikap kita yang menjadi pemicunya, bila ya maka segera perbaiki kesalahan tersebut. Beri perhatian dengan porsi yang sama terhadap si kakak agar dia tidak berperilaku negatif.

Baca Juga: Bila Si Kecil Takut Ke Dokter, Ini yang Moms Harus Lakukan

Supaya menghindari masalah ini, diperlukan bantuan dan peran ayah.  Bisa kan ketika si ibu mengurus bayi maka si ayah mengurus si kakak, mengajak bermain, memandikan, menyuapi makan, dan sebagainya. Umumnya, bila pembagian peran ini berjalan dengan baik maka, mesekipun ibu sibuk dengan adik baru, si kakak tidak akan menampakkan kecemburuannya. Bahkan sikap kasih sayangnya kepada adik akan tumbuh dengan baik. Tetapi masalahnya, yang kerap terjadi justru ayah juga ikut "lupa" sama si kakak. Hal ini akan membuat si kakak cemburu dan akan muncul rasa benci ke si adik.

untuk sementara, sebaiknya si kakak tidak terlalu berdekatan dengan adik bayinya. untuk menghindari tindakan agresif yang bisa menyakiti bayi. Kalaupun berdekatan sebaiknya dampingi dan Moms bersiap siaga jikalau si kakak tiba-tiba bertindak agresif.

Baca Juga: Bila Anak “Mencuri” Benda Milik Temannya, Ini yang Moms Perlu Lakukan

Tags

Terkini

Bagaimana Mengajarkan Empati pada Anak Balita?

Kamis, 12 Juni 2025 | 20:40 WIB

Moms, Aku Mau Videocall Ayah!

Rabu, 26 Februari 2025 | 07:56 WIB

Ketika Anak Tak Mau Pakai Baju, Bolehkah Kita Memaksa?

Selasa, 25 Februari 2025 | 21:18 WIB

Jangan Mengancam Anak Tetapi Berikan Ia Penjelasan

Selasa, 25 Februari 2025 | 20:51 WIB

Moms, Jangan Pernah Mengancam Anak, Ya!

Selasa, 25 Februari 2025 | 20:41 WIB

Biarkan Anak Corat-coret, Disitu Tumbuh Kreativitas

Senin, 24 Februari 2025 | 17:06 WIB

Moms, Perlu Lo Sesekali Anak Dibebaskan Bermain

Senin, 24 Februari 2025 | 15:52 WIB

Bila Anak Suka Tak Sopan, Ini Cara Mengatasinya

Sabtu, 22 Februari 2025 | 21:14 WIB

Ini Manfaat Buat Anak Saat Belajar di Meja Makan

Jumat, 21 Februari 2025 | 15:37 WIB

Saat Makan Saatnya Anak Belajar

Jumat, 21 Februari 2025 | 14:47 WIB