Perlu juga mengajari anak untuk menyapa dokternya saat masuk ruang periksa. Biasanya sapaan ini akan dijawab ramah oleh dokter sehingga si kecil merasa familiar dan nyaman dengan keberadaannya di ruangan tersebut. Sangat baik bila kita mendorong anak untuk mengutarakan sendiri keluhan penyakitnya. “Tadi kamu merasakan sakit di mana deh Kak?” misalnya. Dengan begitu keberaniannya pun akan muncul dengan sendirinya. Tentu, kita perlu melihat kondisi anak, jangan memaksanya untuk mengungkapkan kondisi dirinya bila tidak memungkinkan.
- Sesekali Ajak Anak Berkunjung ke Dokter
Sesekali, saat anak tidak sakit, ajaklah anak datang ke tempat praktik dokter. Tidak berobat tetapi sekadar berkunjung saja agar anak tidak begitu asing dengan suasana di sana. Moms bisa memanfaatkan kenalan, saudara, kolega yang berprofesi sebagai dokter. Atau jika sekolah mengadakan trip ke rumah sakit, jangan abaikan, minta anak untuk mengikutinya untuk lebih mengenal profesi dokter. Biasanya, jika ia berkunjung bersama teman-temannya akan lebih seru dan anak akan semakin berani.
Baca Juga: Anak Perfeksionis, Positif dan Negatifnya, Mana yang Lebih Banyak.