SMARTPARENT.ID Alangkah baiknya jika sejak balita kita sudah mengajarkan anak makan di meja makan. Tak hanya makan tetapi ajari pula etiketnya. Memang agak sulit karena perlu usaha ekstra untuk melakukannya. Namun bila didukung dengan suasana yang kondusif, tak mustahil kita lakukan.
Untuk mengajarkan etiket di meja makan, kita perlu melakukan beberapa tahapan. Hal ini untuk memudahkan anak menangkap berbagai instruksi yang kita berikan. Jangan lupa, lakukan dengan contoh agar anak bisa mengikutinya dengan baik.
Baca Juga: Bila Anak “Mencuri” Benda Milik Temannya, Ini yang Moms Perlu Lakukan
Tahapan pengajaran yang bisa dilakukan misalnya :
1. Ajak Anak Duduk di Meja Makan
Mintalah dengan halus agar anak mau duduk di kursi meja makan. Terangkan kepadanya bahwa makan yang baik harus duduk tenang. Sebaiknya berikan contoh agar anak bisa melihat jelas apa yang seharusnya duduk di meja makan.
2. Ajak Berdoa Bersama
Biasakan sebelum makan untuk berdoa. Dengan berdoa kita harapkan anak mengetahui bahwa apa yang hendak dimakannya itu bukan datang dengan sendirinya melainkan usaha dari orang tuanya. Tekankan bahwa makanan tersebut merupakan rezeki yang diberikan kepadanya. Sangat baik jika berdoa dilakukan bersama-sama.
3. Pasang Sapu Tangan
Demi kebersihan pakaian anak dan makanan tidak tercecer kemana-mana, kita pasangkan sapu tangan di leher anak. Apalagi anak kan seringkali mencecerkan makananannya di baju, lantai, atau wajahnya. Dengan serbet yang dipasangkan kita bisa meminimalisir kekotoran tersebut.
4. Boleh Pakai Sendok dan Garpu
Boleh saja mengajarkan anak untuk menggunakan sendok dan garpu. Ajari kalau tangan kiri untuk memegang garpu dan tangan kanan memegang sendok. Ajari pula garpu digunakan untuk membantu anak mengambil lauk sementara sendok menyendok nasi atau makanan pokoknya.
5. Minta Anak Tenang dan Tidak Ribut
Ketika makan, ajari anak untuk tidak berbicara atau membuat kegaduhan. Bilang padanya kalau hal itu akan mengganggu acara makan, mengurangi nafsu makan misalnya. Apalagi pada saat mulut penuh, jangan berbicara karena isi mulut dapat terlihat orang lain dan ini dinilai tidak sopan. Selain itu, sendok dan garpu tidak boleh beradu dengan piring sampai menimbulkan bunyi suara nyaring.