Mengapa Anak Tantrum, ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Photo Author
Administrator, Smart Parent
- Kamis, 4 Mei 2023 | 15:58 WIB

SmartParent.id -Sering kan melihat anak tantrum, mengamuk atau menangis sambil berteriak, menjerit atau berguling-guling di lantai atau tanah.

Itulah yang dinamakan tantrum dan merupakan salah satu perilaku yang sering ditemui pada anak, utamanya batita.

Tantrum memang banyak terjadi pada anak-anak di usia sekitar 1 hingga 3 tahun.

Hal ini dapat terjadi karena anak belum mampu mengontrol emosinya dengan baik dan sering merasa frustrasi ketika keinginannya tidak terpenuhi.

Tantrum juga terjadi karena kemampuan berbahasa anak masih berkembang, hingga dia tidak bisa mengungkapkan atau mengekspresikan apa yang dirasakan dan diinginkan.
Penyebab Tantrum Pada Anak

Beberapa faktor yang dapat memicu anak tantrum antara lain:

  1. Rasa lapar, lelah, atau kelelahan fisik

  2. Perasaan tidak nyaman seperti merasa panas atau dingin

  3. Ketidaknyamanan atau rasa sakit pada tubuh anak

  4. Ketidakmampuan anak untuk melakukan hal yang diinginkan

  5. Perubahan jadwal atau kebiasaan anak


Cara Mengatasi Tantrum Pada Anak

Berikut adalah beberapa cara mengatasi anak tantrum:
Tetap Tenang dan Santai

Tetap tenang dan sabar Ketika anak tantrum, cobalah untuk tetap tenang dan sabar.

Jangan memperlihatkan emosi yang sama dengan anak karena hal itu akan semakin memperburuk situasi. Cobalah untuk menjaga suara dan perasaan tetap tenang.
Jalin Komunikasi yang Baik

Berbicara dengan anak secara lembut dan jelas Cobalah untuk berbicara dengan anak secara lembut dan jelas.

Tunjukkan bahwa Anda memahami perasaan anak dan ingin membantunya mengatasi masalahnya. Berbicaralah dengan nada yang lembut dan menghindari kata-kata yang kasar.
Biarkan Anak Ekspresikan Emosi

Beri anak waktu untuk tenang Anak mungkin membutuhkan waktu untuk tenang dan meredakan emosi.

Biarkan anak merasa bahwa Anda mendukungnya dan siap membantunya ketika dia siap untuk berbicara.
Beri Perhatian

Berikan perhatian positif pada anak Berikan perhatian positif pada anak setiap kali dia melakukan hal yang baik.

Ini akan membantu meningkatkan rasa percaya diri anak dan mengurangi kemungkinan anak tantrum di kemudian hari.
Hindari Hukuman Fisik

Jangan memberikan hukuman fisik atau verbal Hukuman fisik atau verbal dapat membuat anak merasa lebih frustrasi dan meningkatkan kemungkinan terjadinya tantrum di kemudian hari.

Cobalah untuk memberikan hukuman yang bersifat konstruktif seperti memberi penjelasan atau mengajarkan keterampilan baru.
Jangan Turuti Kemauan Anak

Hindari memenuhi semua keinginan anak Mungkin terkadang sulit untuk menolak permintaan anak.

Namun, mengabulkan setiap permintaan anak dapat membuat anak menjadi terbiasa dan sulit menerima kegagalan. Ajarkan anak untuk menerima kegagalan dan mengatasi rasa frustasi.

Dalam mengatasi anak tantrum, diperlukan kesabaran dan pengertian dari orang dewasa.

Dengan memberikan perhatian positif dan mengajarkan keterampilan baru, anak akan lebih mudah mengontrol emosinya dan mengurangi kemungkinan terjadinya tantrum di kemudian hari.

Editor: Administrator

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Bagaimana Mengajarkan Empati pada Anak Balita?

Kamis, 12 Juni 2025 | 20:40 WIB

Moms, Aku Mau Videocall Ayah!

Rabu, 26 Februari 2025 | 07:56 WIB

Ketika Anak Tak Mau Pakai Baju, Bolehkah Kita Memaksa?

Selasa, 25 Februari 2025 | 21:18 WIB

Jangan Mengancam Anak Tetapi Berikan Ia Penjelasan

Selasa, 25 Februari 2025 | 20:51 WIB

Moms, Jangan Pernah Mengancam Anak, Ya!

Selasa, 25 Februari 2025 | 20:41 WIB

Biarkan Anak Corat-coret, Disitu Tumbuh Kreativitas

Senin, 24 Februari 2025 | 17:06 WIB

Moms, Perlu Lo Sesekali Anak Dibebaskan Bermain

Senin, 24 Februari 2025 | 15:52 WIB

Bila Anak Suka Tak Sopan, Ini Cara Mengatasinya

Sabtu, 22 Februari 2025 | 21:14 WIB

Ini Manfaat Buat Anak Saat Belajar di Meja Makan

Jumat, 21 Februari 2025 | 15:37 WIB

Saat Makan Saatnya Anak Belajar

Jumat, 21 Februari 2025 | 14:47 WIB
X