SMARTPARENT.ID Namanya anak-anak, ia suka mood-moodan. Dalam hal memakai baju misalnya, kadangkala ia sulit sekali dipakaikan. Mau dipakaikan, malah kabur kesana-kemari yang membuat kita kesal.
Menghadapi anak yang sulit dipakaikan baju, sebaiknya kita cari tahu apa yang menjadi sebabnya. Pertama-tama bisa tanyakan kepada anak kenapa dia tidak mau pakai baju. Nah, dari jawaban yang dikemukakan anak bisa kita jadikan landasan untuk mengatasi masalah ini.
Baca Juga: Ketika Anak Tak Mau Pakai Baju, Bolehkah Kita Memaksa?
Beberapa hal yang umumnya sering membuat anak sulit dipakaikan baju.
- Baju yang Tidak Nyaman
Mungkin kita salah memilihkan bahan baju untuk anak. Mungkin saja baju yang kita belikan terbuat dari bahan yang tidak nyaman, terasa gatal, gerah, atau kekecilan. Tentu bila hal ini terjadi akan membuat anak malas untuk memakainya. “Mungkin dalam pikirannya buat apa pakai baju kalau membuat gatal, gerah, atau tubuhnya jadi sakit karena kekecilan,” misalnya. Apalagi pada anak yang memiliki kulit sangat sensitif, umumnya penolakannya akan lebih besar karena bukan saja tidak nyaman malah dia merasa tersiksa kala memakainya.
Nah, sebaiknya ketika pilihkan baju yang sekiranya nyaman dipakai anak, tidak menimbulkan gerah, gatal, atau yang lainnya. Jangan karena gara-gara harganya murah kita langsung membelinya tanpa memikirkan apakah nyaman dipakai atau tidak. Baju dari bahan katun bisa dijadikan pilihan. Bila baju tersebut nyaman dipakai mungkin anak mau memakainya, tidak perlu dipaksa-paksa.
Baca Juga: Pintar Menyusun Passel, Pertanda Kecerdasan Spasial Anak Sangat Bagus
- Perilaku Negativistik
Ada anak yang tidak memiliki alasan kenapa dia tidak mau memakai baju. Pokoknya tidak mau saja. Hal ini umumnya disebabkan karena anak sedang dalam fase negativistik dimana dia ingin menunjukkan independence dirinya, ingin menunjukkan bahwa inilah saya yang punya kontrol pada diri saya sendiri. Apapun yang saya lakukan berdasarkan apa yang saya mau.
Menghadapi perilaku ini orang tua perlu bersabar karena perlu pendekatan ekstra. Cobalah jelaskan dengan perlahan kegunaan memakai baju. “Baju itu bermanfaat untuk melindungi tubuh kita dari panas matahari, kalau kamu tidak mau memakai baju nanti tubuhmu akan kepanasan,” misalnya. Biasanya dengan penjelasan sederhana dan perlahan akan membuat anak mengubah perilakunya dari tidak mau menjadi mau karena penyebabnya hanya karena fase otonomi diri atau fase negativistik.
Kemudian, kita bisa menjelaskan pentingnya memakai baju. Memakai baju kita bisa menutupi tubuh kita dari gangguan luar, kotor, binatang, atau yang lainnya. Memakai baju bisa membuat tubuh jadi sehat. Bila anak sudah memahami penjelasan yang kita berikan nantinya dia akan dengan sendirinya mau memakai baju. Bila pun dia tidak mau biasanya lebih dikarenakan mungkin ada hal-hal yang saat itu sedang mengganggunya.
Baca Juga: Ini Ciri-ciri Anak yang Memiliki Kecerdasan Spasial yang Baik
- Mungkin Saja Meniru