Ini Ciri-ciri Anak yang Memiliki Kecerdasan Spasial yang Baik

Photo Author
Irfan Hasuki, Smart Parent
- Selasa, 25 Februari 2025 | 20:02 WIB
Anak yang senang bermain balok susu, ia cerdas spasial (Irfan H/Bing AI)
Anak yang senang bermain balok susu, ia cerdas spasial (Irfan H/Bing AI)

Yang perlu kita lakukan :

Sering-seringlah merangsang anak untuk menghafal jalan-jalan yang pernah mereka lalui. Entah jalan menuju mal, sekolah kakak, rumah nenek, atau mungkin warung yang ada di komplek rumah. Dengan rangsangan seperti ini kecerdasan spasialnya akan semakin terangsang. Bila tumbuh optimal nantinya anak akan lebih mudah menghafal segala bentuk ruang, mulai dari pemetaan, diagram, bagan, dan lainnya.

- Biasanya Tidak Banyak Bicara

Umumnya, anak yang memiliki kecerdasan spasial yang baik dia tidak banyak bicara tetapi lebih aktif untuk mengerjakan hal-hal yang berkaitan dengan abastraksi ruang seperti mencorat-coret, mewarnai, bermain pasel, balok, dan sebagainya. Kegiatan ini jauh lebih diminati anak dibandingkan dengan minat verbalnya.

Yang perlu kita lakukan :

Sarana untuk mencorat-coret, mewarnai, pasel, bisa kita berikan agar ekspresi anak bisa lebih tersalurkan. Namun bukan berarti kita tidak mengajaknya berkomunikasi. Kumunikasi tetap perlu dilakukan agar kecerdasan verbalnya tidak terpendam.

- Memiliki Problem Solving Baik

Selain itu, umumnya anak yang memiliki kecerdasan spasial yang baik maka dia pun memiliki daya problem solving yang baik. Dia lebih mampu mencari solusinya dibandingkan anak lain karena dia bisa membayangkan what next, apa yang akan terjadi setelahnya. Misalnya, anak bisa menggunakan kursi untuk mengambil bola di atas meja karena dengan bantuan kursi dia dapat meraih bola tersebut. Dengan begitu anak akan lebih bisa menolong dirinya sendiri yang sangat baik untuk perkembangan kemandiriannya.

Yang perlu kita lakukan :

Kita bisa memberinya masalah-masalah keseharian yang sering ditemui anak. Misalnya, letakkan bola di kolong meja lalu letakka pula tongkat pengait beberapa meter dari bola. Mintalah anak untuk mengambil bola tersebut. Anak yang memiliki kecerdasan spasial tinggi akan mengambil tongkat dahulu kemudian meraih bola.

Baca Juga: Moms, Perlu Lo Sesekali Anak Dibebaskan Bermain

- Senang Mengukur

Beberapa anak, seringkali mengukur-ngukur mana yang lebih panjang-pendek, besar-kecil, jauh-dekat dengan alat-alat sederhana yang ditemukannya di rumah atau dengan anggota tubuhnya sendiri seperti menjengkal atau melangkah.

Yang perlu kita lakukan :

Kita bisa meminta anak untuk mengukur benda-benda yang ada di sekitarnya, mulai dari meja, pensil gambar, buku, atau mainannya. Mengukur tak harus dengan alat meter tetapi bisa menggunakan jengkal tangan, potongan tali, atau lebar langkah. Lewat latihan seperti ini anak diharapkan bisa memahami mana yang lebih panjang atau pendek, dan mana yang lebih besar atau kecil.

Halaman:

Editor: Irfan Hasuki

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

Bagaimana Mengajarkan Empati pada Anak Balita?

Kamis, 12 Juni 2025 | 20:40 WIB

Moms, Aku Mau Videocall Ayah!

Rabu, 26 Februari 2025 | 07:56 WIB

Ketika Anak Tak Mau Pakai Baju, Bolehkah Kita Memaksa?

Selasa, 25 Februari 2025 | 21:18 WIB

Jangan Mengancam Anak Tetapi Berikan Ia Penjelasan

Selasa, 25 Februari 2025 | 20:51 WIB

Moms, Jangan Pernah Mengancam Anak, Ya!

Selasa, 25 Februari 2025 | 20:41 WIB

Biarkan Anak Corat-coret, Disitu Tumbuh Kreativitas

Senin, 24 Februari 2025 | 17:06 WIB

Moms, Perlu Lo Sesekali Anak Dibebaskan Bermain

Senin, 24 Februari 2025 | 15:52 WIB

Bila Anak Suka Tak Sopan, Ini Cara Mengatasinya

Sabtu, 22 Februari 2025 | 21:14 WIB

Ini Manfaat Buat Anak Saat Belajar di Meja Makan

Jumat, 21 Februari 2025 | 15:37 WIB

Saat Makan Saatnya Anak Belajar

Jumat, 21 Februari 2025 | 14:47 WIB

Terpopuler

X