anak

Boleh Kok Moms Anak-anak Bermain Kembang Api, Tapi Hati-hati

Selasa, 31 Desember 2024 | 09:06 WIB
Anak-anak menyalakan kembang api (Irfan H/Bing)

SMARTPARENT.ID Di malam tahun baru atau perayaan lainnya, banyak di antara kita yang menyalakan kembang api. Mulai kembang api yang kecil hingga besar. Apakah kembang api berbahaya dan kita perlu hati-hati saat menyalakannya?

Baca Juga: Mau Berbeque di Malam Tahun Baru, Ini Resep Saosnya. Mantap Maksimal

Ya, kembang api bisa berbahaya jika tidak digunakan dengan hati-hati. Bahaya kembang api meliputi risiko luka bakar, ledakan yang tidak terduga, kebakaran, atau cedera akibat serpihan yang beterbangan. Berikut adalah hal-hal yang perlu diperhatikan saat menyalakan kembang api dan jenis kembang api yang cocok untuk anak-anak:

Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Menyalakan Kembang Api

  1. Baca Petunjuk Penggunaan: Selalu baca dan ikuti petunjuk yang tertera pada kemasan kembang api.
  2. Gunakan di Tempat Terbuka: Nyalakan kembang api di area terbuka yang jauh dari rumah, pohon, atau benda mudah terbakar.
  3. Jangan Arahkan ke Orang atau Hewan: Pastikan kembang api diarahkan ke area yang aman, jauh dari orang, hewan, atau properti.
  4. Gunakan Alat Penyala yang Aman: Gunakan korek panjang atau alat penyala khusus untuk menghindari kontak dekat dengan api.
  5. Jangan Pegang Kembang Api yang Menyala: Letakkan kembang api di tempat yang stabil sebelum menyalakan.
  6. Awasi Anak-anak: Jangan biarkan anak-anak menyalakan atau bermain dengan kembang api tanpa pengawasan orang dewasa.
  7. Sediakan Air atau Pemadam Api: Siapkan ember air, pasir, atau alat pemadam api untuk keadaan darurat.

Baca Juga: Bahayanya Bird Strike, Apa itu Bird Strike di Dunia Penerbangan

Kembang Api yang Cocok untuk Anak-anak

  1. Sparkler (Lilin Kembang Api): Pilih sparkler yang pendek dan berbahan aman, namun tetap awasi anak-anak saat menggunakannya.
  2. Popper: Kembang api kecil yang hanya meledakkan serpihan kertas berwarna-warni tanpa percikan api panas.
  3. Snapper: Mainan kecil yang menghasilkan bunyi klik saat dilempar ke tanah, cocok untuk anak-anak karena tidak ada nyala api.
  4. Kembang Api Asap: Menghasilkan asap berwarna tanpa nyala api besar.
  5. Lalu : Gunakan kembang api hanya di bawah pengawasan orang dewasa. Jangan membawa kembang api ke dekat wajah atau tubuh. Setelah digunakan, rendam sisa kembang api dalam air untuk memastikan tidak ada bagian yang masih menyala.

 Baca Juga: Tiga Insiden Kecelakaan Pesawat Fatal dalam 24 Jam, Dunia Penerbangan Guncang Jelang Tahun Baru 2025!

Tags

Terkini