Perasaan teror bisa muncul secara tiba-tiba dan tidak terduga, atau mungkin muncul karena suatu pemicu, seperti menghadapi situasi yang Anda takuti. Serangan panik bisa menyerupai serangan jantung. Jika ada kemungkinan Anda mengalami serangan jantung, pergilah ke unit gawat darurat. Lebih baik berhati-hati dan mintalah ahli kesehatan untuk memeriksa Anda.
Baca Juga: Peringatan Hari Bumi 22 April 2024, Lindungi Bumi dengan Setop Pakai Plastik
Selama serangan panik, Anda mungkin mengalami:
Berkeringat.
Jantung berdebar-debar (merasa jantung berdebar-debar).
Nyeri dada.
Perasaan tercekik, yang dapat membuat Anda mengira sedang mengalami serangan jantung atau “menjadi gila”.
Serangan panik memang sangat menjengkelkan. Orang dengan gangguan panik sering kali menghabiskan banyak waktu untuk mengkhawatirkan serangan panik berikutnya. Mereka juga berusaha menghindari situasi yang mungkin memicu serangan.
Apa itu fobia?
Fobia adalah rasa takut yang berlebihan terhadap situasi atau objek tertentu. Beberapa dari ketakutan ini mungkin masuk akal, seperti ketakutan terhadap ular. Namun seringkali, tingkat ketakutannya tidak sesuai dengan situasi.
Seperti gangguan kecemasan lainnya, Anda mungkin menghabiskan banyak waktu untuk mencoba menghindari situasi yang dapat memicu fobia.
Fobia spesifik, atau fobia sederhana, adalah ketakutan yang intens terhadap objek atau situasi tertentu. Ini mungkin menyebabkan Anda menghindari situasi sehari-hari. Beberapa fobia spesifik termasuk ketakutan terhadap:
Baca Juga: Bila Anak Malas Belajar, Begini Solusi Tanpa Perlu Memarahinya
Hewan, seperti laba-laba, anjing atau ular.
Darah.
Penerbangan.
Ketinggian.
Suntikan (suntikan).
Gangguan kecemasan sosial
Penyedia layanan kesehatan biasa menyebut kondisi ini sebagai fobia sosial. Anda mungkin memiliki kekhawatiran dan kesadaran diri yang luar biasa dalam situasi sosial sehari-hari. Anda mungkin khawatir orang lain akan menghakimi Anda atau Anda mungkin khawatir akan mempermalukan diri sendiri atau membuat diri Anda diejek. Orang dengan gangguan kecemasan sosial mungkin menghindari situasi sosial sepenuhnya.
Agorafobia
Jika Anda menderita agorafobia, Anda mungkin sangat takut kewalahan atau tidak bisa mendapatkan bantuan. Biasanya, Anda takut terhadap dua atau lebih lingkungan berikut:
Ruang tertutup.
Garis atau kerumunan.
Ruang terbuka.
Tempat di luar rumah.
Kendaraan umum.
Dalam situasi yang parah, penderita agorafobia mungkin tidak keluar rumah sama sekali. Mereka sangat takut mengalami serangan panik di depan umum sehingga mereka memilih untuk tetap berada di dalam rumah.
Apa itu gangguan kecemasan akan perpisahan?
Kondisi ini banyak terjadi pada anak-anak atau remaja, yang mungkin khawatir akan jauh dari orang tuanya. Anak-anak dengan gangguan kecemasan akan perpisahan mungkin takut orang tuanya akan terluka atau tidak kembali seperti yang dijanjikan. Hal ini banyak terjadi pada anak-anak prasekolah. Namun anak-anak yang lebih tua dan orang dewasa yang mengalami peristiwa stres mungkin juga mengalami gangguan kecemasan akan perpisahan.
Baca Juga: Mengatasi Anak Tak Mau Sekolah, Ini 10 Kiat Jitu Tanpa Paksaan
Seberapa umumkah gangguan kecemasan?
Gangguan kecemasan adalah kondisi kesehatan mental yang paling umum di AS. Gangguan ini mempengaruhi sekitar 40 juta orang Amerika. Hal ini terjadi pada hampir 30% orang dewasa pada suatu saat. Gangguan kecemasan paling sering dimulai pada masa kanak-kanak, remaja, atau dewasa awal.
Bagaimana gangguan kecemasan mempengaruhi anak-anak?
Wajar jika anak-anak merasakan kecemasan, kekhawatiran, atau ketakutan pada saat-saat tertentu. Misalnya, seorang anak mungkin merasa takut terhadap badai petir atau gonggongan anjing. Seorang remaja mungkin merasa cemas tentang ujian atau pesta dansa sekolah yang akan datang.***