Perhatikan Durasi dan Intensitas Permainan

Photo Author
Hilman Hilmansyah, Smart Parent
- Jumat, 31 Januari 2025 | 18:17 WIB
Memilih permainan yang tepat untuk anak usia sekolah memang memerlukan perhatian khusus, terutama terkait durasi dan intensitasnya. (cottonbro studio/Pexels)
Memilih permainan yang tepat untuk anak usia sekolah memang memerlukan perhatian khusus, terutama terkait durasi dan intensitasnya. (cottonbro studio/Pexels)

 

SMARTPARENT.ID - Hai Moms! Memilih permainan yang tepat untuk anak usia sekolah memang memerlukan perhatian khusus, terutama terkait durasi dan intensitasnya. Permainan yang terlalu panjang atau terlalu intens bisa membuat anak cepat bosan atau kelelahan. Sebaliknya, permainan yang terlalu singkat mungkin tidak memberikan manfaat maksimal bagi perkembangan mereka. Jadi, bagaimana kita bisa menemukan keseimbangan yang pas? Mari kita bahas lebih lanjut!

Memahami Durasi Ideal Bermain

Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), anak usia sekolah disarankan untuk melakukan aktivitas fisik setidaknya 60 menit setiap hari. Aktivitas ini bisa berupa permainan atau olahraga dengan intensitas sedang hingga tinggi. Namun, durasi ini tidak harus dilakukan sekaligus; Moms bisa membaginya menjadi beberapa sesi, misalnya dua kali 30 menit atau empat kali 15 menit dalam sehari.

Baca Juga: Pilih Permainan yang Mengajarkan Kerja sama, Ini Manfaatnya

Menyesuaikan Intensitas Permainan

Intensitas permainan juga perlu disesuaikan dengan usia dan kemampuan anak. Untuk anak usia 6-17 tahun, aktivitas fisik harian mereka sebaiknya mencakup:

  • Aktivitas Aerobik: Seperti berjalan cepat atau berlari, dilakukan setiap hari.
  • Penguatan Otot: Seperti push-up atau senam, dilakukan tiga kali seminggu.
  • Penguatan Tulang: Seperti lompat tali atau lari, dilakukan tiga kali seminggu.

Dengan variasi aktivitas ini, anak dapat mengembangkan kekuatan, fleksibilitas, dan kesehatan kardiovaskular yang baik.

Mengenali Tanda Kelelahan pada Anak

Moms, penting untuk selalu memantau kondisi anak saat bermain. Beberapa tanda bahwa anak mungkin sudah kelelahan antara lain:

  • Napas yang sangat terengah-engah.
  • Wajah memerah atau pucat.
  • Keringat berlebihan.
  • Mengeluh pusing atau mual.
  • Menjadi rewel atau mudah marah.

Jika Moms melihat tanda-tanda ini, sebaiknya berikan waktu istirahat untuk anak dan pastikan mereka terhidrasi dengan baik.

Memilih Permainan yang Sesuai

Berikut beberapa rekomendasi permainan yang dapat disesuaikan dengan durasi dan intensitas yang tepat:

  1. Petak Umpet: Permainan tradisional ini melibatkan aktivitas fisik seperti berlari dan berjalan. Durasi permainan bisa disesuaikan dengan energi anak, biasanya sekitar 15-30 menit.
  2. Lompat Tali: Aktivitas ini membantu menguatkan otot dan tulang. Anak bisa bermain selama 10-15 menit dengan istirahat di antara sesi.
  3. Sepak Bola Mini: Bermain sepak bola dalam skala kecil dapat meningkatkan kebugaran kardiovaskular. Durasi permainan sekitar 20-30 menit, tergantung pada intensitasnya.
  4. Bersepeda: Aktivitas ini baik untuk kesehatan jantung dan dapat dilakukan selama 30-60 menit, dengan intensitas yang disesuaikan dengan kemampuan anak.
  5. Permainan Papan (Board Games): Untuk melatih konsentrasi dan strategi, permainan papan seperti catur atau monopoli bisa menjadi pilihan. Durasi permainan biasanya lebih lama, sekitar 45-60 menit, namun dengan intensitas fisik yang rendah.

Baca Juga: Pentingnya Aktivitas Fisik, Cara Seru Agar Anak Tetap Aktif dan Sehat!

Pentingnya Variasi dalam Permainan

Halaman:

Editor: Hilman Hilmansyah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X