Disleksia pada Anak: Penyebab dan Solusi untuk Mengatasinya

Photo Author
Hilman Hilmansyah, Smart Parent
- Selasa, 8 Oktober 2024 | 10:00 WIB
Disleksia merupakan salah satu gangguan belajar yang paling sering ditemukan pada anak-anak. Kondisi ini ditandai oleh kesulitan dalam membaca, menulis, dan memahami bahasa.  ( RDNE Stock project/Pexels)
Disleksia merupakan salah satu gangguan belajar yang paling sering ditemukan pada anak-anak. Kondisi ini ditandai oleh kesulitan dalam membaca, menulis, dan memahami bahasa. ( RDNE Stock project/Pexels)

Disleksia adalah gangguan belajar yang cukup umum di kalangan anak-anak. Meski menimbulkan tantangan, anak-anak disleksia tetap bisa mencapai kesuksesan dalam akademik dan kehidupan dengan bantuan yang tepat. Identifikasi dini, pendekatan pembelajaran multisensori, serta dukungan emosional adalah kunci keberhasilan dalam membantu anak-anak dengan disleksia.

Referensi

  • Shaywitz, S. (2003). Overcoming Dyslexia: A New and Complete Science-Based Program for Reading Problems at Any Level. New York: Alfred A. Knopf.
  • Snowling, M. J. (2000). Dyslexia. Blackwell Publishers.
  • Lyon, G. R., Shaywitz, S. E., & Shaywitz, B. A. (2003). A definition of dyslexia. Annals of Dyslexia, 53(1), 1-14.
  • Pennington, B. F. (2009). Diagnosing Learning Disorders: A Neuropsychological Framework. The Guilford Press.

 

Halaman:

Editor: Hilman Hilmansyah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X