Kenali Anemia pada Bayi dan Anak, Perlukah Suplemen Zat Besi?

Photo Author
Hilman Hilmansyah, Smart Parent
- Jumat, 31 Mei 2024 | 08:00 WIB
Waspadai anemia pada bayi dan anak, pahami apakah diperlukan suplemen zat besi atau tidak. (  Castorly Stock/Pexels)
Waspadai anemia pada bayi dan anak, pahami apakah diperlukan suplemen zat besi atau tidak. ( Castorly Stock/Pexels)

 

SMARTPARENT.ID – Waspadai anemia pada bayi dan anak. Ya, usia bayi dan anak bisa mengalami anemia, bagaimana gejalanya dan perlukah suplemen zat besi, yuk simak uraiannya.

Anemia adalah suatu masalah di mana tubuh tidak memiliki cukup sel darah merah yang sehat. sel darah merah membawa oksigen ke jaringan tubuh.

Zat besi membantu pembuatan sel darah merah, sehingga kekurangan zat besi dalam tubuh dapat menyebabkan anemia. Nama medis untuk masalah ini adalah anemia defisiensi besi.

Penyebab

Anemia yang disebabkan oleh rendahnya kadar zat besi adalah bentuk anemia yang paling umum. Tubuh mendapatkan zat besi melalui makanan tertentu. Ia juga menggunakan kembali zat besi dari sel darah merah tua.

Baca Juga: Mengenal Penyakit Multiple Sclerosis, Begini Gejala dan Terapinya

Pola makan yang kekurangan zat besi adalah penyebab paling umum. Selama periode pertumbuhan yang pesat, dibutuhkan lebih banyak zat besi.

Bayi dilahirkan dengan simpanan zat besi di dalam tubuhnya. Karena pertumbuhannya yang pesat, bayi dan balita perlu menyerap banyak zat besi setiap harinya. Anemia defisiensi besi paling sering menyerang bayi berusia 9 hingga 24 bulan.

Bayi yang mendapat ASI membutuhkan lebih sedikit zat besi karena zat besi diserap lebih baik bila ada dalam ASI. Formula dengan tambahan zat besi (difortifikasi zat besi) juga menyediakan zat besi yang cukup.

Bayi berusia kurang dari 12 bulan yang minum susu sapi daripada ASI atau susu formula yang diperkaya zat besi lebih mungkin mengalami anemia. Susu sapi menyebabkan anemia karena:

Baca Juga: Bisakah Minyak Kelapa Menyembuhkan Penyakit Eksim? Begini Faktanya

  • Memiliki lebih sedikit zat besi
  • Menyebabkan kehilangan sejumlah kecil darah dari usus
  • Mempersulit tubuh menyerap zat besi

 

Anak berusia di atas 12 bulan yang terlalu banyak minum susu sapi juga mungkin mengalami anemia jika tidak cukup mengonsumsi makanan sehat lain yang mengandung zat besi.

Halaman:

Editor: Hilman Hilmansyah

Sumber: medlineplus.gov

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X