Membiarkan Anak Manja, Membuatnya Tidak Belajar Mandiri

Photo Author
Irfan Hasuki, Smart Parent
- Jumat, 3 Mei 2024 | 22:25 WIB
Anak Bermain gawai. Perlu ada aturannya supaya tidak kecanduan (Irfan Hasuki)
Anak Bermain gawai. Perlu ada aturannya supaya tidak kecanduan (Irfan Hasuki)

Terapkan Peraturan Secara Konsisten

Di usia 4-6 tahun anak masih belum bisa mengontrol perilakunya. Ia akan melakukan apapun yang ia suka. Tugas Mons n Paps mengarahkan lewat peraturan-peraturan yang konsisten. Misalnya, jika sudah waktunya bangun tidur, makan, berangkat sekolah,  maka terapkan. Dari  sini anak belajar bahwa hidup itu memiliki aturan, ia tidak bisa bebas menggunakan waktu semaunya. Terapkan peraturan ini secara konsisten sehingga melekat di diri anak.

Tak Selalu Memenuhi Keinginan Anak

Sebagai orangtua kita punya kontrol terhadap apa yang diinginkan anak, apakah perlu diwujudkan atau tidak. Sebab tidak semua permintaan anak harus kita penuhi. Tentukan prioritas dan tingkat keperluannya. Kalau memang tidak perlu ya jangan diberikan. Sebab, mengabulkan setiap permintaan anak akan membuatnya merasa apa yang ia inginkan akan selalu tercapai.

Pujian Penyemangat

Anak terkadang butuh penyemangat untuk mengembangkan kemandiriannya. Di awal pelatihan boleh memberinya hadiah di setiap ia berhasil membuka baju sendiri, membawa tasnya sendiri, makan sendiri. Pujilah, “Anak Mama hebat bisa membuka baju sendiri!” misalnya. Namun seiring pertumbuhan usia, reward perlahan dihilangkan. Soalnya kemampuan-kemampuan tersebut memang harus dimiliki anak sebagai bagian dari kemandiriannya.  

Baca Juga: Hayo, Ayah yang mudah Marah akan Membentuk Bayi yang Mudah Marahmanja

Halaman:

Editor: Irfan Hasuki

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X