Waspadai Penyakit Tipes, Bagaimana Gejala Demam Tifoid Ini?

Photo Author
Hilman Hilmansyah, Smart Parent
- Rabu, 1 Mei 2024 | 10:02 WIB
Penyakit tipes atau tifus harus diwaspadai, kenali gejala demam tifoid atau tipus ini. (Pexels/Anna Shvets)
Penyakit tipes atau tifus harus diwaspadai, kenali gejala demam tifoid atau tipus ini. (Pexels/Anna Shvets)

Gejala biasanya hilang dan muncul kembali. Kematian terjadi pada kurang dari 1 persen dari mereka yang mendapatkan pengobatan antibiotik. Gejala umumnya muncul satu hingga dua minggu setelah terpapar bakteri.

 Baca Juga: Kekurangan Zat Besi pada Anak, Kenali Gejala dan Dampaknya

Bagaimana cara mendiagnosis tifus?

Gejala-gejalanya dapat menyebabkan penyedia layanan kesehatan mencurigai adanya demam tifoid, namun tes tinja atau darah, yang menguji keberadaan bakteri, adalah satu-satunya cara untuk mendiagnosisnya.

 

Bagaimana cara pengobatan penyakit tifus?

Demam tifoid diobati dengan antibiotik. Resistensi terhadap berbagai antibiotik meningkat di antara bakteri Salmonella yang menyebabkan demam tifoid, sehingga mempersulit pengobatan infeksi. Orang yang tidak mendapat pengobatan mungkin akan terus mengalami demam selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan, dan sebanyak 20% mungkin meninggal akibat komplikasi infeksi.

 

Haruskah orang yang terinfeksi tidak bersekolah/bekerja?

Kebanyakan orang yang terinfeksi mungkin kembali bekerja atau sekolah ketika mereka sudah pulih, jika mereka mencuci tangan dengan hati-hati setelah menggunakan toilet. Anak-anak di tempat penitipan anak dan pekerja layanan kesehatan harus mendapatkan persetujuan dari departemen kesehatan setempat sebelum kembali ke aktivitas rutin mereka.

 Baca Juga: Mengapa Anak Sehat Perlu Imunisasi? Begini Penjelasannya  

Apakah infeksi tifus di masa lalu membuat seseorang kebal?

Orang dapat terinfeksi kembali jika mereka bersentuhan dengan bakteri tersebut lagi.

Apa yang bisa dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit tipus?

Vaksin tersedia untuk orang-orang yang bepergian ke negara-negara berkembang dimana paparan yang signifikan mungkin terjadi. Untuk informasi lebih lanjut tentang vaksinasi, bicarakan dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

Halaman:

Editor: Hilman Hilmansyah

Sumber: health.ny.gov

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X