news-n-trend

Belajar dari Kasus 13 siswa SMP Negeri 7 Mojokerto yang Terseret Ombak, Ini Mitos Rip Current yang Masih Dipercaya

Jumat, 31 Januari 2025 | 21:36 WIB
Mengenal RIP Current yang berbahaya (pexels/danie)

Hambatan bawah air seperti itulah yang menghalangi ombak untuk kembali ke laut.

Tarikan arusnya ke arah laut juga bervariasi, terkadang arus rip berakhir tepat di luar garis pecahnya gelombang.

Namun di lain waktu, arus rip terus mendorong ratusan meter ke lepas pantai.

Baca Juga: Tak Hanya Makanan, Banyak Anak Susah BAB karena Alami Stres

Ada beberapa mitos tentang rip current yang dipercaya oleh sebagian orang, namun rupanya justru beberapa mitos tersebut membahayakan.

Baik itu terkait sifat rip current, maupun cara penyelamatan yang malah berakibat fatal hingga memungkinkan menambah korban jiwa.

Rip current membahayakan untuk semua orang

Mitos: Seseorang yang jago renang bisa selamat dari rip current
Fakta: BMKG dan National Oceanic and Atmosphere mengungkapkan jika arus balik rip current ini bahkan membahayakan untuk perenang profesional hingga atlet renang sekalipun

Arah terseretnya korban oleh arus rip current

Mitos: Rip current membuat orang tenggelam
Fakta: Arus dari rip current tidak menarik orang ke bawah, tapi membuat orang di atasnya berputar di area rip current atau menjauh dari bibir pantai, melewati ombak yang pecah

Penyelamatan yang salah

Mitos: Saling bergandengan tangan adalah penyelamatan yang efektif
Fakta: Membentuk rantai manusia dengan bergandengan tangan untuk saling menarik justru sangat berbahaya dan membuat risiko tenggelam atau jatuhnya lebih banyak korban.

Baca Juga: Tak Hanya Serat, Aktivitas Fisik juga Penting untuk Cegah Sembelit pada Anak Usia 1 hingga 3 Tahun

Tanda-tanda rip current

Mitos: Rip current selalu terlihat
Fakta: Menemukan lokasi rip current akan terlihat jelas jika berada di tempat yang lebih tinggi dan beberapa tanda yang bisa diketahui seperti:
Celah sempit perairan yang lebih gelap dan tampak lebih tenang diapit oleh area ombak yang pecah
Memiliki saluran air yang bergelombang dan terlihat berbeda dengan air di sekitarnya
Perbedaan warna air, seperti adanya area air yang tampak berlumpur di mana itu terjadi akibat sedimen dan pasir yang terbawa dari pantai
Area buih atau busa ombak dan rumput laut yang konsisten selalu terbawa oleh arus ombak
Aliran air yang menjauh dari bibir pantai dengan arus deras yang cepat

Halaman:

Tags

Terkini