SMARTPARENT.ID – Terakhir ini viral kasus penangkapan selebgram Chandrika Chika kedapatan menggunakan narkoba dengan jenis ganja. Sebetulnya apa saja efek kecanduan ganja dan masalah apa yang ditimbulkan bagi kesehatan, yuk simak uraian ini.
Sebagian orang yang menggunakan ganja akan mengalami gangguan penggunaan ganja, artinya mereka tidak dapat berhenti menggunakan ganja meskipun hal tersebut menimbulkan masalah kesehatan dan sosial dalam kehidupan mereka.
Sebuah penelitian memperkirakan bahwa sekitar 3 dari 10 orang yang menggunakan marijuana memiliki gangguan penggunaan marijuana. Studi lain memperkirakan bahwa orang yang menggunakan ganja memiliki kemungkinan 10% menjadi kecanduan.
Risiko terjadinya gangguan penggunaan mariyuana lebih besar pada orang yang mulai menggunakan mariyuana pada usia muda atau remaja dan lebih sering menggunakan mariyuana.
Baca Juga: Mengenal Narkoba, Dampak dan Bahayanya Bagi Kesehatan
Berikut tanda-tanda gangguan penggunaan ganja:
Menggunakan lebih banyak ganja dari yang dimaksudkan
Mencoba tetapi gagal untuk berhenti menggunakan ganja
Menghabiskan banyak waktu menggunakan ganja
Menginginkan ganja
Menggunakan ganja padahal menimbulkan masalah di rumah, sekolah, atau tempat kerja
Terus menggunakan ganja meskipun ada masalah sosial atau hubungan.
Menghentikan aktivitas penting bersama teman dan keluarga demi menggunakan ganja.
Menggunakan ganja dalam situasi berisiko tinggi, seperti saat mengendarai mobil.
Terus menggunakan ganja meskipun ada masalah fisik atau psikologis.
Perlu menggunakan lebih banyak ganja untuk mendapatkan sensasi yang sama.
Mengalami gejala putus obat saat menghentikan penggunaan ganja.
Orang yang memiliki gangguan penggunaan ganja mungkin juga berisiko lebih tinggi mengalami konsekuensi negatif lainnya, seperti masalah perhatian, ingatan, dan pembelajaran.
Baca Juga: Bisakah Ganja Mengobati Kanker? Cek Fakta Penting Ini
Beberapa orang yang memiliki gangguan penggunaan ganja mungkin perlu menggunakan lebih banyak ganja atau konsentrasi ganja yang lebih besar dari waktu ke waktu untuk mengalami "high". Semakin besar jumlah tetrahydrocannabinol (THC) dalam ganja (dengan kata lain, konsentrasi atau kekuatannya), semakin kuat efek ganja terhadap otak. Jumlah THC dalam ganja telah meningkat selama beberapa dekade terakhir .
Dalam studi terhadap sampel penelitian ganja dari waktu ke waktu, rata-rata konsentrasi delta-9 THC (bentuk utama THC dalam tanaman ganja) meningkat hampir dua kali lipat, dari 9% pada tahun