Komdigi dan Kemenparekraf Apresiasi Inisiatif AICO Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menyampaikan apresiasinya terhadap AICO Community yang mempelopori workshop PANDAI: Bikin AI dari 0.
“Saya mengapresiasi AICO Community yang mempelopori program ini. Harapannya, makin banyak generasi muda Indonesia yang lahir sebagai talenta digital unggul,” kata Nezar pada video virtual yang ditayangkan.
Kehadiran pejabat pemerintah juga menandai dukungan lebih jauh.
Dandy Yudha Feryawan, Direktur Teknologi Digital Baru Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, menekankan pentingnya percepatan adopsi teknologi AI. “Dalam kehidupan sehari-hari, kita tidak bisa terpisahkan dari AI.
Baca Juga : Dulu Rival, Kini Lorenzo Puji Kecerdasan Rossi di Dalam dan Luar Sirkuit
Indonesia saat ini berada dalam tahap early adopters dalam kurva AI, kurva teknologi. Artinya kita baru masuk ke dalam tahap memanfaatkan teknologi ini. Karena itu kita perlu dorong lebih lanjut lagi untuk bisa early majorities dan syukur-syukur kita bisa tahap ke innovators.
Workshop (PANDAI) hari ini tujuannya untuk mengenalkan teman-teman bukan hanya sebagai pengguna AI saja,” ujar Dandy dalam sambutannya.
Dari sisi komunitas, Reynaldi Francois (@reyfrangswa), Co-Founder AICO Community, menegaskan bahwa workshop ini didesain untuk melahirkan pencipta teknologi.
“Lewat workshop Bikin AI dari Nol, kami mengajak 400 peserta yang hadir bukan hanya jadi konsumen, tapi pencipta AI, arsitek yang bikin model AI sendiri dan kembangkan solusi lokal untuk Indonesia.
Baca Juga : Apa Itu Kecerdasan Buatan? Penjelasan Lengkap dan Contohnya
Di sini kita belajar bahwa AI bukan sihir, ada matematika, logika, dan kode di baliknya. Harapannya, ilmu ini bisa jadi langkah awal untuk melahirkan AI yang nyata manfaatnya, misalnya membantu petani di Garut, mendukung UMKM di Tanah Abang, atau membuat algoritma diagnosis penyakit bagi rumah sakit di Papua,” jelas Reynaldi.
Bersama AICO, Dari Antusiasme Jadi Aksi Nyata Data global menunjukkan bahwa Indonesia termasuk salah satu negara dengan antusiasme tertinggi dalam mengadopsi AI.
Melihat potensi besar ini, AICO sebagai komunitas AI terbesar di Indonesia berkomitmen menjembatani akademisi, komunitas, dan pemerintah dalam pengembangan teknologi AI.
Baca Juga : 5 Cara untuk Mengetahui Seseorang yang Baik Kecerdasan Emosionalnya
Workshop PANDAI: Bikin AI dari Nol menjadi bukti nyata pemanfaatan momentum tersebut. Program ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan masyarakat agar tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga pencipta teknologi AI.