Kontroversi Mr Bert, Tudingan Ransomware di BRI dan Keamanan Perbankan yang Dibantah Pakar IT serta Menkomdigi

Photo Author
Saeful Imam, Smart Parent
- Senin, 30 Desember 2024 | 22:04 WIB
Ini dia kontraversi Mr Bert yang mengguncang tanah air  (SS youtube)
Ini dia kontraversi Mr Bert yang mengguncang tanah air (SS youtube)

SMARTPARENT.ID - Baru-baru ini, selebgram Mr Bert menjadi sorotan publik setelah mengungkapkan dugaan serangan ransomware terhadap Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui akun media sosialnya.

Ia mengklaim sudah memberikan peringatan sebelumnya namun diabaikan oleh pihak terkait, termasuk pemerintah Indonesia.

Namun, tudingan tersebut dengan cepat dibantah oleh pakar cybersecurity, Teguh Aprianto, yang menyebut bahwa data yang beredar tidak valid. Tak hanya itu, Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, juga menegaskan bahwa tidak ada kebocoran data atau peretasan yang menyerang sektor perbankan Indonesia.

Kontroversi ini menambah panjang daftar pernyataan Mr Bert tentang lemahnya sistem keamanan di dunia perbankan yang terus menuai perdebatan.

Baca Juga: Perbandingan Vonis Harvey Moeis dan Rafael Alun dalam Kasus Korupsi, Adanya Kejanggalan dalam Keputusan Hakim

 

Dalam postingan Instagram pribadinya @realmrbert yang tayang pada 19 Desember 2024, Mr Bert menuding adanya serangan ransomware terhadap BRI.

Selebgram itu menyebut dirinya sudah memperingatkan sejak 2023 lalu namun tidak didengar oleh pihak pemerintah RI.

"Pak Prabowo, Pak Gibran, saya enggak minta posisi di tempatmu. Bank BRI sudah kena ransom, sudah saya peringatkan dari satu tahun yang lalu, tetapi saya selalu di-shutdown (diabaikan)," ujar Mr Bert.

Kemudian, Mr Bert juga mengungkapkan ribuan password internal yang dinilai olehnya berasal dari Bank BRI.

Baca Juga: Kapan Kolik pada Bayi Memerlukan Penanganan Medis?

"Kalian harus dengar ini, betapa sedihnya ini, tanggal 4 saya balik dari Amerika, saya langsung datang, saya bawa data, dengan ribuan password internal dari Bank BRI," sebut Mr Bert.

"Ini Bank BRI sedang diserang, tolong lakukan sesuatu," tandasnya.

Namun, tampaknya tudingan dari Mr Bert itu menjadi hampa usai seorang pakar atau konsultan Cybersecurity Teguh Aprianto, yang juga seorang Founder of Ethical Hacker Indonesia merasa janggal dengan adanya kasus ransomware di Bank BRI.

Halaman:

Editor: Saeful Imam

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X