Indonesia Catat 88 Kasus Mpox Tanpa Temuan Varian Clade Ib

Photo Author
Hilman Hilmansyah, Smart Parent
- Senin, 19 Agustus 2024 | 23:03 WIB
Kementerian Kesehatan RI telah melaporkan sebanyak 88 kasus monkeypox (Mpox) dalam kurun waktu 2022 hingga 2024. (RF Studio/Pexels)
Kementerian Kesehatan RI telah melaporkan sebanyak 88 kasus monkeypox (Mpox) dalam kurun waktu 2022 hingga 2024. (RF Studio/Pexels)

Selain demam, jenis ruam atau bintil yang muncul pada clade IIb lebih bervariasi, dengan bintil-bintil yang berisi cairan hingga cekungan. Pada clade IIb, gejala yang muncul hanya berupa beberapa bintil di bagian tubuh tertentu, seperti tangan, mulut, atau area kemaluan.

“Pada clade IIb, bintil yang tampak bisa Cuma beberapa dan tidak meluas ke semua kulit. Itulah gambaran klinis dari clade IIb,” jelasnya.

Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan RI, terjadi peningkatan kasus Mpox paling signifikan antara Oktober hingga November 2023. Penularan Mpox tidak hanya melalui kontak seksual, tetapi juga dapat terjadi melalui berbagai jenis kontak erat, termasuk kontak dengan ruam kulit pasien.

Baca Juga: Efek Bishopel A Terhadap Risiko Autisme pada Anak, Ini Hasil Risetnya

Hingga kini, Indonesia masih dinyatakan bebas dari varian Mpox yang lebih fatal. Dari 88 kasus yang dikonfirmasi sejak 2022 hingga saat ini, hampir semuanya dinyatakan sembuh. Berikut adalah wilayah-wilayah dengan temuan kasus Mpox terbanyak:

  • Kepulauan Riau: 1 kasus
  • DKI Jakarta: 59 kasus
  • Banten: 9 kasus
  • Jawa Barat: 13 kasus
  • Daerah Istimewa Yogyakarta: 3 kasus
  • Jawa Timur: 3 kasus

Halaman:

Editor: Hilman Hilmansyah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X