Menganalisa Golden Ratio Espresso
Hasil tamping bubuk kopi di portafilter mempengaruhi ekstraksi air ketika mengalir cepat ke bubuk kopi.
Mudahnya, ketika menganalisa direkomendasikan untuk menggunakan bottomless portafilter agar terlihat perbedaannya, dan mengambil keputusan pembuatan espresso selanjutnya apakah mengevaluasi rasio espresso atau memperbaiki teknis.
Baca Juga: Sama-sama Kopi Hitam, Ternyata ini Bedanya Americano, Long Black, dan Kopi Tubruk
Golden Ratio Kopi Pour Over Dripper Brewista GEM Series
Seduhan kopi pour-over memiliki teknik yang beragam, malahan dengan teknis tertentu rasio kopi dan air bisa semakin dioptimalkan lagi.
Stefanos Domatiotis seorang juara World Brewers Championship 2014 membagikan resepnya seduh kopi pour over dengan dripper Brewista GEM Series pada rasio 1:16.7 dengan pouring 4 tahap.
Golden Ratio Kopi Pour Over Dripper Flatbottom
Bonavita Porcelain Dripper Blue
Masih menjelajah rasa seduhan kopi pour-over kali ini menggunakan dripper yang todal terlalu populer yaitu flatbottom, tapi dengan dripper ini Shin Yuan Hsu Sherry memenangkan kejuaraan World Brewers Cup 2022.
Menggunakan rasio kopi dan air 1:14 dengan teknik penuangan 2 suhu air seduhan yang berbeda dan 2 kecepatan tuangan yang berbeda, 70°C dengan 75ppm dan 95°C dengan 90ppm.
Baca Juga: 4 Rahasia Mengetahui Biji Kopi yang Segar
Slow Pouring Semakin Memaksimalkan Golden Ratio V60
Berapa pun rasio kopi dan air yang digunakan untuk menyeduh kopi V60, sangat direkomendasikan untuk menerapkan teknik slow pouring ketika proses penuangan air panas.
Secara langsung, teknik slow pouring mempengaruhi brew time dan mempengaruhi surface area, sehingga ekstraksi lebih optimal sesuai yang kamu inginkan.