Trauma Healing, Mengatasi Luka Emosional untuk Membangun Kembali Mental yang Sehat

Photo Author
Agnia Qurota Ayun, Smart Parent
- Selasa, 5 November 2024 | 21:24 WIB
Trauma healing
Trauma healing

Terapi somatik berfokus pada kesadaran tubuh dan pelepasan ketegangan tersebut.

Baca Juga: Pentingnya Memberikan ASI yang Tepat agar Anak Sehat

- EMDR (Eye Movement Desensitization and Reprocessing):

Terapi ini menggunakan gerakan mata yang terkoordinasi untuk membantu otak memproses dan mengurangi dampak emosional dari kenangan traumatis.

4. Pentingnya Self-Care dan Mindfulness

Baca Juga: Kenapa Bayi Sering Terbangun Malam-malam? Kenali Pola Tidur Bayi

Self-care adalah bagian integral dari penyembuhan trauma.

Mengelola stres dengan cara yang sehat, seperti meditasi, yoga, atau olahraga ringan, dapat membantu menurunkan tingkat kecemasan dan meningkatkan kesehatan fisik secara keseluruhan.

Mindfulness, yaitu perhatian penuh pada saat ini, juga telah terbukti efektif dalam mengurangi gejala trauma.

Baca Juga: Nafas Bayi Berbunyi Grok Grok, Ternyata ini Sebabnya

Latihan mindfulness membantu individu untuk lebih sadar akan perasaan mereka tanpa terbawa arus atau terperangkap dalam kenangan masa lalu.

5. Membangun Kembali Koneksi Sosial yang Sehat

Trauma dapat membuat seseorang merasa terisolasi dan sulit mempercayai orang lain.

Baca Juga: Moms, Biarkan Sesekali Anak Bebas Bermain (2)

Oleh karena itu, membangun kembali hubungan yang aman dan mendukung sangat penting dalam proses penyembuhan.

Mengembangkan kepercayaan pada orang lain secara perlahan dapat memberikan rasa aman dan meningkatkan kualitas kehidupan sosial seseorang.

Halaman:

Editor: Agnia Qurota Ayun

Sumber: Shapiro, F. (2001)., Brach, T. (2003)., Levine, A., & Heller, R. (2010)., Van der Kolk, B. (2014).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Artikel Terkait

Terkini

X