buah-hati

Mengatasi Kolik pada Bayi Prematur, ini Cara Tepat Menanganinya

Senin, 30 Desember 2024 | 21:45 WIB
Bayi kecil menangis di samping ibunya yang sedang tertidur pulas (bing ai)

SMARTPARENT.ID - Bayi prematur, yang lahir sebelum usia kehamilan mencapai 37 minggu, memiliki tantangan tersendiri dalam perkembangan tubuh mereka.

Salah satunya adalah kecenderungan yang lebih tinggi mengalami kolik.

Kolik ditandai dengan tangisan yang sulit dihentikan tanpa sebab medis yang jelas.

Menurut Cleveland Clinic dan NHS, bayi prematur menghadapi risiko lebih besar karena sistem pencernaan mereka yang belum matang.

Baca Juga: Berapa Rata-rata Usia Kucing? Apa Tanda-tanda Ia akan Meninggal? Ini Penjelasannya

Mengapa Bayi Prematur Rentan Mengalami Kolik?

Sistem Pencernaan Belum Matang

Bayi prematur memiliki saluran pencernaan yang belum sepenuhnya berkembang.

Kondisi ini membuat mereka lebih sulit mencerna ASI atau susu formula, yang dapat menyebabkan gas dan ketidaknyamanan.

Sensitivitas terhadap Stimulus

Bayi prematur sering kali lebih sensitif terhadap suara, cahaya, atau sentuhan, yang dapat memperburuk tangisan akibat kolik.

Baca Juga: Produk Terbaik untuk Mengatasi Kolik pada Bayi, Berikut Rekomendasinya

Kurangnya Ritme Tidur dan Makan yang Stabil

Rutinitas tidur dan makan yang belum teratur pada bayi prematur juga dapat memengaruhi kenyamanan mereka, sehingga memperparah gejala kolik.

Halaman:

Tags

Terkini

Tips Menghadapi Baby Blues Syndrome

Kamis, 14 Agustus 2025 | 08:08 WIB

Apakah Perlu Birth Plan? Ini Penjelasannya

Senin, 4 Agustus 2025 | 13:27 WIB