buah-hati

Tahap Perkembangan Anak Usia 24 Bulan, Kenali Tandanya

Kamis, 26 Desember 2024 | 23:05 WIB
Usia 24 bulan adalah masa yang penuh dengan tantangan dan keajaiban. Anak Anda sedang belajar banyak hal baru dan membutuhkan dukungan Anda untuk mengembangkan keterampilan fisik, kognitif, bahasa, da (Freepik/jcomp)

 

SMARTPARENT.ID - Saat anak menginjak usia 24 bulan atau 2 tahun, mereka telah mencapai tonggak perkembangan yang luar biasa. Usia ini sering kali menjadi salah satu periode paling dinamis dalam perkembangan anak. Bagi ibu muda, memahami tahapan perkembangan anak usia 24 bulan adalah kunci untuk memberikan dukungan terbaik bagi si kecil. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang perkembangan fisik, kognitif, bahasa, emosional, dan sosial anak, serta cara-cara untuk mendukung tumbuh kembang mereka.

Perkembangan Fisik Anak Usia 24 Bulan

Pada usia ini, kemampuan motorik anak semakin matang, baik motorik kasar maupun halus. Berikut tanda-tanda fisik yang umum terlihat:

  1. Motorik Kasar
    • Anak sudah bisa berlari dengan lebih stabil dan jarang terjatuh.
    • Mereka mampu melompat dengan kedua kaki sekaligus.
    • Memanjat furnitur atau tangga menjadi aktivitas yang disukai.
    • Anak dapat menendang bola dengan lebih terarah dan mencoba melempar bola ke atas.
  2. Motorik Halus
    • Anak mulai mampu menggunakan pensil atau krayon untuk menggambar garis lurus atau lingkaran sederhana.
    • Mereka bisa membalik halaman buku satu per satu.
    • Kemampuan menyusun balok menjadi lebih kompleks, biasanya hingga 10-12 balok.
    • Mereka dapat mulai memakai sepatu atau sandal dengan sedikit bantuan.
  3. Keseimbangan dan Koordinasi
    • Anak menunjukkan keseimbangan tubuh yang lebih baik saat berdiri di satu kaki untuk beberapa detik.
    • Mereka juga mampu menggerakkan tangan dan kaki secara bersamaan saat bermain.

Baca Juga: Tahap Perkembangan Anak Usia 23 Bulan, Kenali Tandanya

Perkembangan Kognitif Anak Usia 24 Bulan

Kognisi anak berkembang pesat di usia ini, ditandai dengan rasa ingin tahu yang luar biasa:

  1. Kemampuan Memecahkan Masalah
    • Anak mampu menemukan solusi sederhana, seperti mengambil bangku untuk meraih benda yang tinggi.
    • Mereka mulai memahami konsep ukuran, misalnya memilih mainan yang sesuai untuk dimasukkan ke dalam wadah tertentu.
  2. Peningkatan Memori
    • Anak dapat mengingat lokasi benda yang disukai, seperti mainan atau buku favorit.
    • Mereka juga mengenali rutinitas harian, seperti waktu makan, tidur, atau bermain.
  3. Eksplorasi dan Eksperimen
    • Anak senang mencoba hal baru, mulai dari mencampur warna hingga bereksperimen dengan mainan.
    • Mereka mulai memahami hubungan sebab-akibat, seperti tahu bahwa menekan tombol akan menghidupkan mainan.

Perkembangan Bahasa Anak Usia 24 Bulan

Bahasa anak berkembang pesat, menjadikan usia ini fase penting untuk komunikasi:

  1. Kosa Kata yang Meningkat
    • Anak memiliki lebih dari 300 kata dalam kosa katanya.
    • Mereka mulai merangkai 2-4 kata menjadi kalimat sederhana, seperti “Mama, aku mau makan” atau “Papa, lihat bola.”
  2. Kemampuan Menyebut Nama
    • Anak bisa menyebut nama benda, anggota keluarga, atau hewan yang sering mereka lihat.
  3. Kemampuan Memahami
    • Mereka memahami instruksi sederhana dengan 2-3 langkah, seperti “Ambil buku dan taruh di meja.”
    • Anak juga mulai mengenal warna, bentuk, dan angka meskipun belum bisa mengucapkannya dengan sempurna.
  4. Suka Mengobrol
    • Anak senang meniru percakapan orang dewasa dan mulai berbicara dengan boneka atau mainan mereka.

Baca Juga: Tahap Perkembangan Anak Usia 22 Bulan, Kenali Tandanya

Perkembangan Sosial dan Emosional Anak Usia 24 Bulan

Pada usia ini, anak mulai menunjukkan kemampuan sosial dan emosional yang lebih kompleks:

  1. Kemandirian yang Meningkat
    • Anak sering mengatakan “Aku sendiri” saat mencoba melakukan sesuatu, seperti makan atau memakai baju.
    • Mereka juga mulai menunjukkan preferensi terhadap pakaian atau mainan tertentu.
  2. Tantrum
    • Tantrum masih sering terjadi karena anak belum sepenuhnya bisa mengelola emosi mereka.
    • Mereka mungkin marah atau frustrasi jika tidak mendapatkan apa yang mereka inginkan.
  3. Interaksi Sosial
    • Anak mulai bermain bersama teman sebaya meskipun masih sering bermain secara paralel.
    • Mereka suka meniru aktivitas orang dewasa, seperti memasak atau menyapu.
  4. Ekspresi Emosi
    • Anak menunjukkan empati sederhana, misalnya mencoba menghibur teman yang menangis.
    • Mereka juga mulai memahami konsep kepemilikan, sering mengatakan “Itu punyaku.”

Baca Juga: Tahap Perkembangan Anak Usia 21 Bulan, Kenali Tandanya

Cara Mendukung Perkembangan Anak Usia 24 Bulan

Halaman:

Tags

Terkini

Tips Menghadapi Baby Blues Syndrome

Kamis, 14 Agustus 2025 | 08:08 WIB

Apakah Perlu Birth Plan? Ini Penjelasannya

Senin, 4 Agustus 2025 | 13:27 WIB