buah-hati

Nafas Bayi Berbunyi? Pahami Penyebab dan Tindakan yang Perlu Diambil

Jumat, 20 September 2024 | 23:00 WIB
Nafas bayi berbunyi (Freepik/jcomp)

Laringomalasia adalah kondisi di mana jaringan di tenggorokan bayi lebih lembut dari biasanya, yang menyebabkan saluran pernapasan menyempit dan menghasilkan suara berbunyi saat bayi bernapas.

Baca Juga: Pesta Belanja di VIVA Apotek, Anang Hermansyah Tawarkan Peluang Dapatkan Emas Gratis untuk Pelanggan

Biasanya, ini akan membaik seiring dengan perkembangan bayi dan seringkali tidak memerlukan pengobatan khusus.

4. Stridor

- Kebisingan Inspirasi:

Stridor adalah bunyi serak atau berbunyi yang terjadi saat bayi menarik napas.

Ini bisa disebabkan oleh pembengkakan atau infeksi di tenggorokan dan saluran napas atas.

Baca Juga: FKI Tekankan Pentingnya Kerja Sama Semua Pihak Atasi Stunting di Indonesia

Stridor dapat menjadi tanda adanya masalah lebih serius, seperti croup, yang memerlukan perhatian medis.

5. Bronkiolitis

- Infeksi Saluran Pernapasan Bawah:

Bronkiolitis, yang disebabkan oleh infeksi virus, seperti virus respiratori syncytial (RSV), dapat menyebabkan saluran pernapasan bawah mengalami peradangan dan penyempitan.

Ini bisa mengakibatkan nafsu berbunyi dan batuk.

Baca Juga: Rekomendasi FKI: Sanitasi dan Akses Air Bersih sebagai Langkah Utama Pencegahan Stunting

Tindakan yang Perlu Diambil

1. Pantau Gejala Lain

- Amati apakah ada gejala tambahan seperti demam, batuk terus-menerus, kesulitan bernapas, atau perubahan warna kulit bayi.

Gejala ini dapat memberikan petunjuk lebih lanjut tentang penyebab nafas berbunyi dan apakah intervensi medis diperlukan.

2. Gunakan Humidifier

- Menggunakan humidifier di ruangan tempat bayi tidur dapat membantu menjaga kelembapan udara dan mengurangi kongesti mukus yang bisa menyebabkan nafsu berbunyi.

Halaman:

Tags

Terkini

Tips Menghadapi Baby Blues Syndrome

Kamis, 14 Agustus 2025 | 08:08 WIB

Apakah Perlu Birth Plan? Ini Penjelasannya

Senin, 4 Agustus 2025 | 13:27 WIB