buah-hati

Aku Tidak Mau Pergi ke Dokter!

Minggu, 30 Juni 2024 | 21:59 WIB
Anak Periksa ke Dokter (CDC on Unsplash)

* Tidak Suka Bau Obat

Beberapa tempat praktek dokter, terutama di rumah sakit, ada bau khas obat-obatan yang seringkali menyengat hidung anak. Bau-bauan ini terasa asing sehingga menstimulasi berbagai prasangka di diri anak sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman. Ketidaknyamanan inilah yang membuat anak mudah merasa gelisah. Pada anak yang mengalami pengalaman tidak enak saat minum obat umumnya akan lebih cepat merespon secara negatif sehingga rasa tidak nyamannya pun akan semakin menguat.

Yang harus dilakukan :

Ruang praktek seharusnya bebas dari bau-bauan yang tidak enak seperti bau obat-obatan. Buatlah ruangan senyaman mungkin dengan meletakkan parfum di tempat-tempat tertentu. Sangat baik bila ruangan tersebut dilengkapi dengan pendingin ruangan sehingga anak merasa lebih nyaman. Nah, bagi orang tua yang tahu kalau keadaan ruang praktek berbau tidak sedap, bisa menguranginya dengan menyemprotkan minyak wangi anak ke pakaiannya atau membalur tubuh anak dengan minyak dan wewangian khusus untuk bayi dan anak. Setidaknya, anak akan merasa tetap wangi meskipun di sekitarnya beredar bau yang tidak sedap.

* Ruangan Kaku dan Tidak Familiar

Desain ruangan tempat praktek pun seringkali berpengaruh terhadap kenyamanan anak. Masih banyak kan ruang praktek dokter yang bergaya sangat formil, meja konsultasi yang kosong hanya berisi nota resep, kotak kartu nama, obat, dan sebagainya, dinding ruangan yang berwarna polos tanpa ornamen,  bangsal periksa yang putih polos, langit-langit kosong tanpa aksesoris. Hal inilah yang seringkali memicu kebosanan anak sehingga dia merasa sangat tidak nyaman di ruangan tersebut.

Yang seharusnya dilakukan :

Pilihlah klinik atau tempat praktek dokter yang familiar dengan anak. Beberapa ruangan di klinik, rumah sakit, atau tempat praktek dokter sudah banyak yang memasang atau meletakkan banyak ornamen atau mainan. Misalnya, di meja konsultasi diletakkan mobil-mobilan atau boneka binatang, di langit-langit ditempelkan hewan-hewan seperti cicak, kupu-kupu, burung, juga di dinding digambar hal-hal yang menarik anak seperti tokoh-tokoh kartun, hewan, dan sebagainya. Dengan suasana familiar seperti ini akan membuat anak lebih nyaman sehingga berani untuk datang kembali.

Baca Juga: Moms, Stop Mengejek Anak. Khawatir Pertumbuhan Kepribadiannya Menjadi Negatif 

Halaman:

Tags

Terkini

Tips Menghadapi Baby Blues Syndrome

Kamis, 14 Agustus 2025 | 08:08 WIB

Apakah Perlu Birth Plan? Ini Penjelasannya

Senin, 4 Agustus 2025 | 13:27 WIB