buah-hati

Flu Pada Bayi, Terlihat Biasa Tapi Bisa Menurunkan BB Bayi Lo

Rabu, 26 Juni 2024 | 09:30 WIB
Bayi Menangis (Katie Smith/Unsplash)

SMARTPARENT.ID Karena sakit flu-batuk yang tak kunjung sembuh, berat badan (BB) si bayi turun hingga 20 persen. Memang, BB bayi cenderung akan menurun bila dia menderita flu-batuk. Pasalnya, flu akan mengakibatkan banyak lendir di hidung sehingga membuat hidung bayi tersumbat. Bila tersumbat bayi menjadi sulit tidur, padahal bayi butuh waktu tidur dan istirahat yang cukup bahkan lebih banyak dibandingkan orang dewasa. Bila kebutuhan ini tidak tercukupi akan mempengaruhi kondisi tubuhnya. Mungkin dia akan merasa tidak nyaman yang akhirnya membuat bayi jadi sering rewel sehingga pertumbuhan fisiknya terganggu.

Lebih merepotkan lagi bila flu sudah menimbulkan simptomatis, seperti demam, pusing, atau batuk, tentu hal ini akan membuat bayi semakin tidak nyaman yang pada akhirnya menurunkan nafsu makannya. Bila nafsu makannya turun tentu akan mempengaruhi pertumbuhan fisiknya, misalnya BB si bayi mandek atau bahkan turun karena makanan yang masuk ke dalam tubuhnya sangat sedikit atau tidak sesuai dengan takaran yang dibutuhkan. Tak aneh bila bayi yang terkena flu cenderung akan membuat berat badannya tidak tambah-tambah atau bahkan menurun.

Baca Juga: Moms, Bayi Bisa Kena Hernia Lo! Begini Cara Mendeteksinya 

Moms Harus Putus Rantai Penularan

Sedapat mungkin Moms harus mencegah bayi terserang flu agar pertumbuhan fisiknya bisa berjalan optimal. Cara menghindarinya adalah dengan memutus mata rantai penularan virus.

- Penularan di Tempat Ramai

Penyebab flu ini terdapat di udara bebas, terutama yang berada di dekat penderita. Keberadaannya di udara bebas inilah yang membuat virus bisa dengan mudah terpapar ke manusia.

Tempat-tempat ramai, seperti pasar, mal, stasiun, atau yang lainnya adalah tempat yang memiliki resiko penularan virus cukup tinggi dibandingkan tempat-tempat lain yang relatif lebih sepi. Mungkin saja di antara orang yang ada di tempat tersebut menderita flu atau membawa virus flu dari tempat lain sehingga virus tersebut bisa hingga di hidung si bayi.

Sebaiknya kita tidak mengajak bayi ke tempat-tempat tersebut. Bayi juga kan belum dapat menikmati secara penuh situasi yang ada di mal atau pasar. Namun kalau memang kondisi tubuh bayi sudah cukup kuat, boleh saja sesekali mengajaknya tapi dengan catatan harus tetap memerhatikan situasi di tempat tujuan dan kondisi umum bayi pada saat itu.

- Penularan di Rumah

Rantai penularan lain yang perlu diputus adalah yang bersumber dari lingkungan terdekat, rumah. Ternyata di rumah ada yang menderita flu. Bila si kakak sakit flu, mintalah ia untuk tidak berada terlalu dekat dengan adik bayinya apalagi menciumnya. Atau mungkin kita sendiri yang sedang sakit flu cobalah untuk menjaga kontak, terutama wajah dengan wajah.

Tetapi seringkali sulit bagi kita untuk tidak berdekatan dengan bayi mengingat kita harus mengasuh dan merawatnya. Bila demikian halnya pakailah masker, setidaknya hal ini akan membuat virus tetap berada di hidung dan tidak terbang ke udara.

- Selalu Jaga Kebersihan

Mungkin, kebiasaan kita setiap kali pulang dari kantor langsung memeluk dan mencium si bayi. Sebenarnya, ini adalah tindakan yang kurang patut karena mungkin saja di tangan, wajah, atau baju kita ditempeli virus. Nah sebaiknya, biasakanlah setiap kali pulang kerja bersih-bersih dulu sebelum menyentuh bayi. Misalnya dengan mencuci tangan, membasuh muka, dan sangat baik bila kita mengganti pakaian lebih dulu. Hal ini diperlukan agar virus yang mungkin menempel di tubuh kita sudah terbasmi.

Halaman:

Tags

Terkini

Tips Menghadapi Baby Blues Syndrome

Kamis, 14 Agustus 2025 | 08:08 WIB

Apakah Perlu Birth Plan? Ini Penjelasannya

Senin, 4 Agustus 2025 | 13:27 WIB