Mengerti Perintah Sederhana: Anak dapat mengikuti dua instruksi berturut-turut, seperti "Ambil bola dan letakkan di kotak."
Menggunakan Bahasa untuk Mengekspresikan Keinginan: Anak mulai menggunakan kata-kata untuk meminta sesuatu daripada hanya menunjuk.
4. Perkembangan Sosial dan Emosional
Interaksi sosial dan kemampuan mengelola emosi anak juga berkembang pesat:
-
Bermain Paralel: Anak senang bermain di dekat anak lain, meskipun belum sepenuhnya bermain bersama.
-
Menunjukkan Kemandirian: Anak mulai ingin melakukan banyak hal sendiri, seperti makan atau membuka sepatu.
-
Ekspresi Emosi Lebih Beragam: Anak dapat menunjukkan emosi seperti senang, marah, frustrasi, atau malu dengan lebih jelas.
-
Mencari Perhatian: Anak mungkin melakukan sesuatu yang lucu atau unik untuk menarik perhatian Anda.
Baca Juga: Tahap Perkembangan Anak Usia 18 Bulan, Kenali Tandanya
5. Tips Stimulasi untuk Ibu
Untuk mendukung perkembangan anak usia 20 bulan, Anda bisa mencoba beberapa aktivitas berikut:
-
Bermain Kreatif: Ajak anak bermain dengan balok, puzzle sederhana, atau mainan edukatif lainnya.
-
Membaca Buku Cerita: Pilih buku dengan gambar menarik dan bacakan dengan intonasi yang menyenangkan.
-
Bernyanyi dan Menari: Lagu anak-anak dengan gerakan membantu meningkatkan kemampuan bahasa dan motorik.
-
Berjalan di Luar Rumah: Ajak anak berjalan-jalan di taman untuk merangsang rasa ingin tahu dan kemampuan fisiknya.
-
Melatih Kemandirian: Libatkan anak dalam kegiatan sederhana, seperti membereskan mainan atau membantu membawa barang ringan.
6. Kesehatan Anak Usia 20 Bulan
Menjaga kesehatan anak tetap menjadi prioritas. Beberapa hal yang perlu Anda perhatikan: