3. Memfasilitasi pertukaran gas yang lebih baik
Dengan menjaga paru-paru tetap terbuka, CPAP membantu memperbaiki proses pertukaran oksigen dan karbon dioksida di dalam tubuh bayi.
Indikasi Penggunaan CPAP pada Bayi
CPAP umumnya digunakan pada bayi yang mengalami gangguan pernapasan, terutama pada bayi prematur, bayi dengan sindrom gangguan pernapasan, atau bayi yang lahir dengan masalah pernapasan lainnya.
Beberapa indikasi penggunaan CPAP antara lain:
Baca Juga: Pemeriksaan Kehamilan Pertama Kali yang Penting Dilakukan Bumil
1. Sindrom Gangguan Pernapasan pada Bayi Prematur (RDS)
Bayi yang lahir prematur sering kali mengalami kekurangan surfaktan, zat yang membantu paru-paru tetap terbuka.
Kekurangan surfaktan ini menyebabkan gangguan pernapasan.
CPAP membantu mengatasi masalah ini dengan memberikan tekanan positif ke saluran napas.
Baca Juga: Tanda Hamil 1 Minggu yang Tak Disadari
2. Apnea Prematuritas
Bayi prematur sering mengalami apnea, yaitu jeda dalam pernapasan yang disebabkan oleh ketidakmatangan sistem saraf mereka.
CPAP membantu mempertahankan aliran udara yang stabil dan mengurangi kejadian apnea.
3. Penyakit Saluran Pernapasan Akut (ARDS)
Baca Juga: Keluhan Ibu Hamil Trimester Pertama
Artikel Terkait
Deteksi Asma Sejak Dini, Skrining PARS Efektif Bagi Anak
Nafas Bayi Berbunyi? Pahami Penyebab dan Tindakan yang Perlu Diambil
Nafas Bayi Berbunyi Grok Grok, Ternyata ini Sebabnya