Apa itu Hirschsprung? Penyebab, Gejala, dan Penanganannya

Photo Author
Agnia Qurota Ayun, Smart Parent
- Minggu, 14 Juli 2024 | 19:00 WIB
Apa itu hisprung? (Freepik/jcomp)
Apa itu hisprung? (Freepik/jcomp)

SMARTPARENT.ID - Hirschsprung adalah kondisi bawaan di mana sebagian usus bayi tidak memiliki sel saraf yang diperlukan untuk mengontrol pergerakan usus.

Ini menyebabkan gangguan serius pada sistem pencernaan bayi, mengakibatkan sembelit kronis dan penyumbatan usus.

Penyakit ini pertama kali dideskripsikan oleh dokter anak asal Denmark, Harald Hirschsprung, pada akhir abad ke-19.

Baca Juga: Apakah Kalau Sudah Gunakan Kondom Masih Bisa Tetap Hamil?

Penyebab Hirschsprung

Penyebab utama Hirschsprung adalah tidak adanya sel ganglion pada bagian distal usus besar.

Sel ganglion ini bertanggung jawab untuk mengatur pergerakan usus.

Ketika sel ini tidak ada, otot usus tetap dalam keadaan tegang dan tidak dapat rileks, menyebabkan penyumbatan usus.

Baca Juga: 10 Pilihan Minuman Sehat Terbaik Bagi Ibu Hamil, Salah Satunya Air Kelapa Hijau

Hirschsprung biasanya terjadi selama perkembangan janin di dalam rahim dan bisa dipengaruhi oleh faktor genetik.

Gejala Hirschsprung pada Bayi

Gejala Hirschsprung biasanya muncul segera setelah bayi lahir, meskipun dalam beberapa kasus dapat muncul beberapa bulan kemudian.

Beberapa gejala umum meliputi:

1. Tidak buang air besar dalam 48 jam pertama setelah lahir Ini adalah tanda paling umum dan penting.

Halaman:

Editor: Agnia Qurota Ayun

Sumber: Mayo Clinic, National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Dise, Langer, J.C. "Hirschsprung Disease."

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tips Menghadapi Baby Blues Syndrome

Kamis, 14 Agustus 2025 | 08:08 WIB

Apakah Perlu Birth Plan? Ini Penjelasannya

Senin, 4 Agustus 2025 | 13:27 WIB

Terpopuler

X