balita

Anak Saya Tidak Bisa Diam, Hiperaktif Bukan Ya?

Jumat, 30 Agustus 2024 | 19:19 WIB
Anak hiperaktif (Germán TR/Pexels)

Tak hanya itu, ketika berbicara pun anak tidak memiliki fokus jelas. Dia berbicara semaunya berdasarkan apa yang ingin diutarakan tanpa ada maksud jelas sehingga seringkali sulit untuk memahaminya.

Demikian pula interaksi dengan orang lain, biasanya anak yang hiperaktif akan selalu cuek kala dipanggil. Dengan perilaku seperti ini, membuat anak cenderung tidak mampu melakukan sosialisasi dengan baik.

- Menentang dan Tidak Mau Dinasehati

Ciri lain anak hiperaktif adalah sikapnya yang sering menentang, tidak mau dinasehati, membangkang, dan lain-lain. Misalnya, anak hiperaktif yang suka lari sana-lari sini, tentu akan marah kalau kegiatannya itu dilarang oleh orang tuanya atau mungkin penolakannya dilakukan dengan sikap cuek. Demikian pula dengan anak hiperaktif yang suka naik ke atas kursi, lompat-lompat, mencorat-coret dinding, dan sebagainya.

- Bersifat Destruktif

Anak hiperaktif pun perilakunya sering bersifat destruktif atau merusak. Ketika menyusun lego misalnya, bila anak aktif akan menyelesaikannya dengan baik sampai lego tersusun rapih, sebaliknya anak hiperaktif bukan menyelesaikannya malah menghancurkan mainan lego yang sudah tersusun rapih. Atau dengan barang-barang yang ada di rumah, kecenderungan anak untuk menghancurkan, vas bunga misalnya, sangat besar. Sehingga anak hiperaktif sebaiknya dihindari dengan barang-barang yang mudah dipegang dan mudah rusak.

Baca Juga: Benarkah Balita yang Suka Bermain Bola Ia Berbakat Sepakbola?

- Tak Kenal Lelah

Anak hiperaktif pun sering tidak menunjukkan sikap lelah. Sepanjang hari dia akan selalu bergerak ke sana ke mari, lompat, lari, berguling, dan sebagainya. Kesannya anak seakan tidak pernah letih, bergerak terus. Hal inilah yang seringkali membuat orang tua kewalahan dan tidak sanggup meladeni perilakunya yang sangat aktif.

- Bergerak Tanpa Tujuan

Semua aktivitas yang dilakukan anak hiperaktif tanpa tujuan yang jelas. Kalau anak aktif, ketika naik ke atas kursi dia punya tujuan, misalnya ingin mengambil mainan atau bermain peran sebagai Superman. Namun berbeda dengan anak hiperaktif, semua dilakukan tanpa tujuan, dia hanya naik dan turun.

- Tidak Sabar dan Usil

Anak hiperaktif pun tidak memiliki sifat sabar. Ketika bermain dia tidak mau menunggu giliran. Ketika dia ingin memainkan mobil-mobilan yang sedang dimainkan oleh temannya, dia langsung merebut tanpa ba-bi-bu. Tak hanya itu, anak hiperaktif pun seringkali mengusili temannya tanpa alasan yang jelas. Misalnya, tiba-tiba memukul, mendorong, menimpuk, dan sebagainya meskipun tidak ada pemicu yang harus membuat anak melakukan hal seperti itu.

- Intelektual Rendah

Secara intelektual seringkali anak hiperaktif berada di bawah rata-rata anak normal. Mungkin karena secara psikologis mentalnya sudah terngganggu sehingga anak hiperaktif tidak bisa menunjukkan kemampuan kreatifnya.

Halaman:

Tags

Terkini

Bagaimana Mengajarkan Empati pada Anak Balita?

Kamis, 12 Juni 2025 | 20:40 WIB

Moms, Aku Mau Videocall Ayah!

Rabu, 26 Februari 2025 | 07:56 WIB

Ketika Anak Tak Mau Pakai Baju, Bolehkah Kita Memaksa?

Selasa, 25 Februari 2025 | 21:18 WIB

Jangan Mengancam Anak Tetapi Berikan Ia Penjelasan

Selasa, 25 Februari 2025 | 20:51 WIB

Moms, Jangan Pernah Mengancam Anak, Ya!

Selasa, 25 Februari 2025 | 20:41 WIB

Biarkan Anak Corat-coret, Disitu Tumbuh Kreativitas

Senin, 24 Februari 2025 | 17:06 WIB

Moms, Perlu Lo Sesekali Anak Dibebaskan Bermain

Senin, 24 Februari 2025 | 15:52 WIB

Bila Anak Suka Tak Sopan, Ini Cara Mengatasinya

Sabtu, 22 Februari 2025 | 21:14 WIB

Ini Manfaat Buat Anak Saat Belajar di Meja Makan

Jumat, 21 Februari 2025 | 15:37 WIB

Saat Makan Saatnya Anak Belajar

Jumat, 21 Februari 2025 | 14:47 WIB