- Puzzle Kayu atau Foam
Manfaat: Melatih logika, koordinasi motorik halus, dan kesabaran.
Cara bermain:
Pilih puzzle dengan potongan besar dan tema menarik seperti hewan, buah, atau huruf. Biarkan anak mencoba menyusun sendiri dengan sedikit bantuan.
Tips: Berikan pujian saat anak berhasil menyusun agar mereka merasa termotivasi.
- Bermain Peran (Pretend Play)
Manfaat: Merangsang imajinasi, kemampuan berbahasa, dan empati sosial.
Contoh permainan:
- Main masak-masakan
- Bermain dokter-dokteran
- Menjadi guru atau petugas pemadam kebakaran
Tips: Biarkan anak memilih peran favoritnya, dan ikut bermain bersama agar komunikasi berkembang.
Baca Juga: Tips Aman Menggendong Bayi yang Benar, Begini Caranya!
- Playdough atau Lilin Mainan
Manfaat: Melatih kreativitas, sensorik, dan motorik halus.
Cara bermain:
Biarkan anak membuat bentuk-bentuk sesuai imajinasinya. Bisa juga beri tema seperti “buat bentuk buah” atau “hewan favorit”.
Tips: Gunakan lilin yang aman dan bebas bahan kimia. Bisa juga buat sendiri dari tepung dan garam!
- Mencocokkan Gambar atau Kartu
Manfaat: Melatih memori dan daya ingat visual.
Cara bermain:
Gunakan kartu bergambar (flashcard) dan minta anak mencocokkan gambar yang sama. Bisa juga gunakan kartu huruf atau angka.