balita

Cara Menangani Anak Tantrum Tanpa Marah: Tetap Tenang, Bunda Bisa!

Minggu, 8 Juni 2025 | 13:33 WIB
Menjadi orangtua memang nggak gampang, apalagi kalau berhadapan dengan anak yang tantrum. Tapi ingat, tantrum bukan tanda anak nakal (mohamed abdelghaffar/Pexels)
  1. Jangan Ikut Berteriak

Menghadapi anak yang berteriak dengan teriakan balik, ibarat menambah bensin ke api. Alih-alih mereda, tantrumnya bisa makin menjadi. Coba turunkan nada bicara, gunakan suara tenang tapi tegas. Ini memberi sinyal bahwa orang dewasa tetap ‘mengendalikan keadaan’.

  1. Validasi Perasaan Anak

Kadang anak tantrum karena merasa tidak dimengerti. Jadi, coba ucapkan:

  • “Kakak marah ya karena mainannya diambil?”
  • “Dek, kamu sedih karena nggak boleh beli es krim?”

Dengan begitu, anak merasa dipahami, dan lebih cepat tenang.

  1. Alihkan Perhatian dengan Lembut

Jika anak mulai tantrum, alihkan perhatian ke hal lain. Misalnya:

  • Menawarkan mainan kesukaan
  • Mengajak melihat sesuatu yang menarik
  • Memeluk dan mengajak bernyanyi

Cara ini cukup efektif, terutama untuk anak di bawah 3 tahun yang mudah teralihkan perhatiannya.

  1. Gunakan Pelukan Ajaib

Pelukan bisa jadi “senjata rahasia”. Saat anak tantrum, peluk mereka erat tapi lembut. Pelukan membantu anak merasa aman, dicintai, dan tenang secara emosional. Ini juga menurunkan hormon stres mereka, lho.

  1. Tetap Konsisten dengan Aturan

Tantrum sering dipakai anak untuk “menggoyang” batas. Kalau hari ini tantrum dapat es krim, besok mereka akan tantrum lagi. Jadi, tetap konsisten. Kalau sudah bilang “tidak”, pertahankan keputusan dengan lembut tapi tegas.

Contoh:

“Mama tahu kamu ingin permen, tapi hari ini tidak ada permen. Kita bisa makan buah, ya.”

Baca Juga: Kenapa Bayi Sering Menangis di Malam Hari? Ini Penjelasan Lengkapnya, Moms!

  1. Tunggu Hingga Anak Tenang, Baru Ajak Bicara

Jangan memberi nasihat atau ceramah saat anak masih menangis atau menjerit. Otak mereka sedang dalam kondisi “flight or fight”, sulit mencerna. Tunggu sampai reda, baru ajak ngobrol:

  • Apa yang tadi membuatnya kesal?
  • Apa yang bisa dilakukan lain kali?

Dengan begitu, anak belajar mengenali dan mengatur emosinya sendiri.

 

Cara Mencegah Tantrum di Masa Depan

Lebih baik mencegah daripada mengobati, kan? Nah, berikut beberapa trik agar tantrum tidak sering terjadi:

Halaman:

Terkini

Bagaimana Mengajarkan Empati pada Anak Balita?

Kamis, 12 Juni 2025 | 20:40 WIB

Moms, Aku Mau Videocall Ayah!

Rabu, 26 Februari 2025 | 07:56 WIB

Ketika Anak Tak Mau Pakai Baju, Bolehkah Kita Memaksa?

Selasa, 25 Februari 2025 | 21:18 WIB

Jangan Mengancam Anak Tetapi Berikan Ia Penjelasan

Selasa, 25 Februari 2025 | 20:51 WIB

Moms, Jangan Pernah Mengancam Anak, Ya!

Selasa, 25 Februari 2025 | 20:41 WIB

Biarkan Anak Corat-coret, Disitu Tumbuh Kreativitas

Senin, 24 Februari 2025 | 17:06 WIB

Moms, Perlu Lo Sesekali Anak Dibebaskan Bermain

Senin, 24 Februari 2025 | 15:52 WIB

Bila Anak Suka Tak Sopan, Ini Cara Mengatasinya

Sabtu, 22 Februari 2025 | 21:14 WIB

Ini Manfaat Buat Anak Saat Belajar di Meja Makan

Jumat, 21 Februari 2025 | 15:37 WIB

Saat Makan Saatnya Anak Belajar

Jumat, 21 Februari 2025 | 14:47 WIB