Infeksi atau iritasi pada kulit yang melapisi saluran telinga. Gejala utamanya adalah saluran telinga gatal. Jika salurannya terinfeksi, juga terasa nyeri. Terutama terjadi pada perenang yang telinganya teriritasi.
Cedera Saluran Telinga.
Korek kuping atau kuku dapat menyebabkan goresan pada saluran telinga.
Baca Juga: Kenali Batuk pada Anak, Begini Pengobatan yang Tepat
Abses Saluran Telinga.
Infeksi pada folikel rambut di saluran telinga bisa sangat menyakitkan. Tampak seperti benjolan kecil berwarna merah. Terkadang, itu berubah menjadi jerawat. Itu perlu dikeringkan.
Kotoran telinga.
Kotoran telinga yang keras dalam jumlah besar dapat menyebabkan sakit telinga ringan. Jika kotoran telinga terdorong masuk dengan kapas, saluran telinga bisa tersumbat. Rasa sakit ini akan menjadi lebih buruk.
Benda Asing di Saluran Telinga.
Anak kecil mungkin memasukkan benda kecil ke dalam saluran telinganya. Akan menimbulkan rasa sakit jika benda tajam atau didorong terlalu jauh.
Tekanan udara
Jika saluran telinga tersumbat, peningkatan tekanan udara secara tiba-tiba dapat menyebabkan gendang telinga meregang. Gejala utamanya adalah sakit telinga yang parah. Biasanya dimulai saat turun untuk mendarat. Hal ini juga dapat terjadi saat berkendara di gunung.
Nyeri karena Sakit Gigi atau Rahang
Sakit telinga juga bisa merujuk dari penyakit yang bukan pada telinga. Infeksi amandel adalah contoh umum. Kerusakan gigi pada gigi geraham belakang bisa terasa seperti sakit telinga. Gondongan dapat dilaporkan sebagai sakit telinga. Alasannya: kelenjar parotis gondok berada di depan telinga. Sakit rahang (sindrom TMJ) bisa menyamar sebagai sakit telinga.
Baca Juga: Waspadai Batuk pada Anak, Begini Gejala yang Perlu Dipahami