anak

Cegah Mata Lelah pada Anak, Batasi Nonton TV dan Main Gadget

Selasa, 21 Mei 2024 | 13:00 WIB
Batasi anak menonton TV dan bermain gadget untuk mencegah mata lelah pada anak. ( Julia M Cameron/Pexels)

Mata kering dan iritasi

Mata juga bisa menjadi kering dan teriritasi jika menggunakan layar dalam waktu lama. Penelitian menunjukkan bahwa orang-orang dari segala usia lebih jarang berkedip saat berkonsentrasi pada layar, yang pada akhirnya menyebabkan mata menjadi kering.

Lapisan air mata yang jernih dan stabil pada permukaan mata sangat penting untuk penglihatan yang jernih. Masalah ini bisa menjadi lebih buruk bagi anak-anak yang mungkin harus melihat ke layar yang ditujukan untuk penggunaan orang dewasa.

Hilangnya fleksibilitas fokus

Ketika mata anak-anak tetap fokus pada jarak dekat dalam waktu lama, mereka akan kesulitan menyesuaikan diri dengan penglihatan jarak jauh di kemudian hari. Umumnya, ini adalah masalah jangka pendek, dan mata menyesuaikan diri kembali ke fleksibilitas normalnya.

Baca Juga: Waspadai Penyakit Radang Usus, Begini Gejala dan Penanganannya  

Rabun jauh

Anak-anak yang tampil di layar biasanya berada di dalam ruangan. “Paparan sinar matahari alami sangat penting untuk perkembangan mata,” kata Malik. “Anak-anak membutuhkan waktu bermain di luar untuk kesehatannya, dan juga untuk matanya.”

Penelitian menemukan bahwa anak-anak yang menghabiskan lebih banyak waktu di dalam ruangan lebih mungkin mengalami rabun jauh (miopia).

Proses pastinya masih dipelajari, namun para peneliti yakin sinar UV (selama mata terlindung dari sinar matahari yang intens) berperan penting dalam perkembangan mata yang sehat. Tingkat rabun jauh pada anak-anak telah meningkat secara dramatis dalam 30 tahun terakhir.

Di luar mata: dampak pada tidur dan kesehatan secara keseluruhan

Durasi pemakaian perangkat juga dapat mengganggu tidur anak. Pertama-tama, konten menarik dari banyak video game dan film dapat membuat anak menjadi bersemangat ketika mereka seharusnya beristirahat di tempat tidur atau tidur siang.

Baca Juga: Bayi Boleh Makan Ikan? Ini Sederet Manfaat Ikan untuk Si Kecil

Kedua, penelitian menunjukkan bahwa ketika komputer dan perangkat serupa digunakan di malam hari, cahaya biru yang dipancarkannya mengubah ritme tidur otak. Otak membaca cahaya layar sebagai “siang hari” dan mengubah ritme sirkadian tubuh.

American Academy of Ophthalmology (AAO) berpendapat bahwa saat ini tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa cahaya biru dari perangkat elektronik berbahaya atau merusak mata seseorang. Oleh karena itu, AAO tidak mendukung penggunaan lensa "pemblokiran cahaya biru".

Halaman:

Tags

Terkini