5. Medis.
Alasan medis seperti infeksi saluran kemih (ISK), sembelit, atau perbedaan struktur atau fungsi tubuh – seperti kandung kemih yang kecil atau produksi urin yang terlalu banyak – dapat menjadi penyebabnya.
Selain itu, Diabetes Tipe 1 juga pertama kali muncul sebagai ngompol seiring dengan meningkatnya rasa haus dan buang air kecil.
Apa yang Dapat Dilakukan Bila Anak Mengompoli?
Sekitar 15 persen anak-anak yang mengompol belajar untuk “tetap kering” sepanjang malam tanpa intervensi apa pun; Namun, semakin lama ngompol terjadi, semakin kecil kemungkinannya untuk sembuh dengan sendirinya.
Berikut beberapa hal yang dapat dicoba oleh orang tua:
Baca Juga: Manfaat Vitamin B12 untuk Bayi, Bila Kurang Bisa Sebabkan Masalah Ini
- Kurangi minuman sebelum tidur dan hilangkan minuman berkafein. Kafein membuat anak jadi lebih sering buang air kecil.
- Dorong anak untuk menggunakan kamar mandi 15 menit sebelum tidur dan sekali lagi sebelum tidur. Beberapa anak buang air kecil secukupnya sehingga tidak lagi merasakan keinginan tersebut, sehingga kandung kemihnya mungkin tidak dapat dikosongkan.
- Pastikan anak Anda cukup tidur. Singkirkan barang elektronik dan hewan peliharaan dari kamar anak Anda.
- Jangan menghukum anak Anda karena mengompol karena hal ini dapat meningkatkan stres, rasa malu, dan mengajarkan anak untuk menyembunyikan kebiasaan ngompolnya. Sebaliknya, mintalah anak Anda membantu membersihkan sebanyak yang mereka bisa.
Baca Juga: Pola Makan Sehat Anak Usia 8-12 Bulan, Bagaimana Caranya?
- Berikan motivasi dan memberi penghargaan kepada anak ketika berhasil tidak mengompol. Ini juga membantu melacak kebiasaan ngompol untuk mengetahui apakah kondisinya menjadi lebih baik atau lebih buruk dan mengidentifikasi polanya.
- Jika anak Anda berhasil tidak mengompol, Anda dapat memberikan dua stiker, satu untuk menceritakan tentang kebenaran tidak mengompol, atau tidak ada satupun untuk menyembunyikan atau berbohong tentang hal tersebut.
- Membangunkan anak sebelum Anda tidur atau di tengah malam untuk buang air kecil dapat membantu. Jika tempat tidurnya basah saat Anda membangunkannya, bangunkan ia lebih awal. Jika mereka mengompol setelah Anda membangunkannya, bangunkan mereka nanti. Anda mungkin perlu menyesuaikan diri untuk menemukan waktu yang tepat.
Alarm Mengompol
Alarm ngompol biasanya dipasang pada pakaian dalam anak Anda atau pada bantalan untuk anak Anda tidur. Saat klip atau bantalan basah, alarm akan berbunyi atau bergetar, yang mengajarkan tubuh anak Anda untuk bangun saat ingin buang air kecil.