anak

Kekurangan Zat Besi pada Anak, Kenali Gejala dan Dampaknya

Selasa, 30 April 2024 | 10:23 WIB
Kekurangan zat besi pada anak harus dihindari. Ketahui ciri, gejala dan dampak kekurangan zat besi pada anak. (Pexels/Alex Green)

 

SMARTPARENT.ID - Kekurangan zat besi pada anak dapat mempengaruhi tumbuh kembangnya dan berujung pada anemia. Cari tahu berapa banyak zat besi yang dibutuhkan anak, sumber zat besi terbaik.

Zat besi merupakan nutrisi yang dibutuhkan anak untuk tumbuh dan berkembang dengan baik. Namun beberapa anak tidak memiliki cukup zat besi. Ini juga disebut kekurangan zat besi. Cari tahu penyebab dan gejalanya. Kemudian yuk pelajari cara mencegahnya.

 

Mengapa zat besi penting bagi anak?

Zat besi membantu memindahkan oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh. Ini juga membantu otot menyimpan dan menggunakan oksigen. Jika pola makan anak kekurangan zat besi, anak mungkin mengalami kekurangan zat besi.

Kondisi tersebut merupakan masalah umum pada anak-anak. Ini bisa berkisar dari ringan hingga serius. Tanpa pengobatan, hal ini dapat mempengaruhi tumbuh kembang anak. Terkadang, kekurangan zat besi dapat menyebabkan tubuh tidak memiliki cukup sel darah merah sehat yang membawa oksigen. Ini adalah kondisi serius yang disebut anemia defisiensi besi.

Baca Juga: Mengapa Anak Sehat Perlu Imunisasi? Begini Penjelasannya  

Berapa banyak zat besi yang dibutuhkan anak?

Bayi dilahirkan dengan simpanan zat besi di dalam tubuhnya. Namun zat besi dalam jumlah tetap dari makanan atau suplemen vitamin diperlukan untuk mendorong pertumbuhan dan perkembangan anak yang cepat. Berikut panduan kebutuhan zat besi pada berbagai usia:

 

Kelompok umur Jumlah zat besi yang direkomendasikan per hari

7 - 12 bulan sebanyak 11 mg

1 - 3 tahun sebanyak 7 mg

Halaman:

Tags

Terkini