SMARTPARENT. ID – Mungkin sebagian orangtua bertanya-bertanya, “Mengapa anak saya berjalan dengan jinjit?” anak berjalan jinjit sebetulnya umum terjadi dan bisa disebabkan oleh sejumlah alasan. Hal ini dapat menimbulkan masalah di masa depan dan oleh karena itu harus ditangani sejak dini.
Satu pertanyaan yang sangat umum bagi kita adalah, “Haruskah khawatir jika anak berjalan dengan jinjit?”
Apa itu jalan jinjit?
Berjalan jinjit (atau ‘berjalan jinjit idiopatik’) mengacu pada kondisi ketika anak-anak biasanya berjalan berjinjit tanpa alasan yang jelas setelah usia tiga tahun.
Kapan harus mencari bantuan?
Disarankan agar Anda mencari masukan dari profesional jika anak Anda:
- Di atas usia tiga tahun
- Berjalan dengan jari kaki lebih dari 80% sepanjang waktu
- Tidak dapat berdiri dengan kaki rata
- Sering terjatuh atau tersandung
Baca Juga: 8 Tips Pemberian Makanan Bergizi untuk Anak Usia 4 dan 5 Tahun
Mengapa anak bisa berjalan dengan jari kaki?
Ada sejumlah alasan mengapa anak berjalan dengan jari kaki. Di antaranya:
- Masalah integrasi sensorik (yaitu mencari lebih banyak masukan sensorik)
- Alasan neurologis seperti tonus otot atipikal
- Keterlambatan perkembangan
- Gangguan bidang penglihatan (misalnya tantangan dengan persepsi kedalaman)
- Masalah struktural pada kaki, pergelangan kaki, atau lutut (misalnya pembatasan rentang gerak)
Akankah anak bisa mengatasi kemampuan berjalan jinjitnya?
Sangat kecil kemungkinannya anak di atas usia tiga tahun akan berhenti berjalan jinjit tanpa adanya intervensi.
Apa yang akan terjadi jika anak saya terus berjalan jinjit?